{"id":7350,"date":"2026-08-22T12:04:07","date_gmt":"2026-08-22T12:04:07","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=7350"},"modified":"2026-08-22T12:04:07","modified_gmt":"2026-08-22T12:04:07","slug":"kpk-bongkar-skandal-mahar-masuk-unsoed-tiga-klaster-korupsi-rektor-dan-oknum-kampus-uang-rp650-juta-dibayar-tapi-calon-mahasiswa-tetap-gagal-lulus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=7350","title":{"rendered":"KPK Bongkar Skandal &#8220;Mahar&#8221; Masuk Unsoed: Tiga Klaster Korupsi Rektor dan Oknum Kampus, Uang Rp650 Juta Dibayar Tapi Calon Mahasiswa Tetap Gagal Lulus"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>KPK Bongkar Skandal &#8220;Mahar&#8221; Masuk Unsoed: Tiga Klaster Korupsi Rektor dan Oknum Kampus, Uang Rp650 Juta Dibayar Tapi Calon Mahasiswa Tetap Gagal Lulus<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-7351 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-300x179.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"179\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-300x179.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-1024x611.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-768x458.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bidik Ekspres.id | Jakarta<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengungkap praktik pungli dan gratifikasi masif dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Modus operandi yang terstruktur ini melibatkan Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, serta sejumlah pejabat tinggi kampus lainnya dalam tiga klaster berbeda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pengungkapan ini menandai babak baru investigasi KPK terhadap dugaan penyelewengan wewenang di lingkungan perguruan tinggi negeri, di mana akses pendidikan diperdagangkan dengan nominal ratusan juta rupiah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, dalam konferensi pers pada Jumat (21\/8\/2026), membeberkan detail temuan penyidik yang menunjukkan adanya pola sistematis dan keterlibatan aktor kunci di balik layar penerimaan mahasiswa jalur mandiri tahun 2025 dan 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Klaster pertama menjadi yang paling mencolok karena melibatkan nominal besar dan janji palsu terhadap calon mahasiswa Fakultas Kedokteran. Berdasarkan hasil penyidikan, Wakil Rektor I Unsoed, Norman Arie Prayoga, diduga meminta uang sebesar Rp650 juta kepada orang tua seorang calon mahasiswa.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Permintaan ini dilakukan melalui dua perantara, yakni Dian Mulia Wardhana (DMW) dan Adhi Wiharto (AW). Yang mengejutkan, permintaan tersebut diduga dilakukan dengan sepengetahuan Rektor Akhmad Sodiq.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Permintaan tersebut dipenuhi oleh orang tua calon mahasiswa baru. Namun demikian, setelah uang tersebut diberikan kepada dua orang perantara tadi, DMW dan AW, anak-anak yang bersangkutan, calon mahasiswa, justru dinyatakan tidak lulus seleksi,&#8221; ujar Achmad Taufik Husein.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kasus ini mengindikasikan adanya penipuan berkedok &#8220;jalur khusus&#8221; atau jaminan kelulusan yang ternyata tidak pernah ada. Uang ratusan juta rupiah raib, sementara hak pendidikan calon mahasiswa dirampas secara sepihak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tidak berhenti di situ, KPK juga menemukan adanya keterlibatan pihak eksternal dalam aliran dana gelap ini. Pada klaster kedua, penyidik menduga Rektor Akhmad Sodiq memerintahkan seorang pihak swasta bernama Mulyono untuk bertindak sebagai penerima dan pengelola uang dari para calon mahasiswa yang mendaftar lewat jalur mandiri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Praktik ini menunjukkan adanya upaya untuk memutus jejak aliran dana ilegal dengan menggunakan pihak ketiga di luar struktur resmi universitas. Mulyono diduga menjadi &#8220;brankas hidup&#8221; yang menghimpun dana-dana haram dari proses rekrutmen mahasiswa baru selama dua tahun ajaran berturut-turut, yakni 2025 dan 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-7351 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-300x179.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"179\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-300x179.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-1024x611.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244-768x458.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Screenshot_20260822-190244.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Klaster ketiga mengungkap betapa dalamnya praktik korupsi hingga ke level operasional akademik. Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, diduga terlibat aktif dalam proses tawar-menawar nominal &#8220;mahar&#8221; atau uang pelicin dengan para pengepul calon mahasiswa baru.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Yang memperberat dugaan, aktivitas tawar-menawar ini juga disebut-sebut dilakukan dengan sepengetahuan Rektor Akhmad Sodiq. Hal ini memperkuat indikasi bahwa praktik gratifikasi bukan merupakan tindakan individu oknum bawahan, melainkan bagian dari ekosistem korupsi yang ditoleransi, jika tidak dikomandoi, oleh pimpinan tertinggi universitas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Temuan KPK ini membuka tabir kelam tentang komersialisasi pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Jawa Tengah. Jika terbukti, praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara dan integritas akademik, tetapi juga menghancurkan harapan ribuan keluarga yang mempercayakan masa depan putra-putrinya melalui jalur resmi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hingga berita ini diturunkan, status hukum para tersangka masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh KPK. Masyarakat menunggu kejelasan tindak lanjut hukum, termasuk pemulihan hak-hak calon mahasiswa yang dirugikan serta pengembalian dana yang diperas secara ilegal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk segera membenahi tata kelola penerimaan mahasiswa baru agar transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi kepentingan pribadi maupun kelompok.***<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Editor:\u00a0 Redaksi<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPK Bongkar Skandal &#8220;Mahar&#8221; Masuk Unsoed: Tiga Klaster Korupsi Rektor dan Oknum Kampus, Uang Rp650 Juta Dibayar Tapi Calon Mahasiswa Tetap Gagal Lulus Bidik Ekspres.id | Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengungkap praktik pungli dan gratifikasi masif dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Modus operandi yang terstruktur ini melibatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7351,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[42,108,32],"class_list":["post-7350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-korupsi","tag-redaksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7350"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7350\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7352,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7350\/revisions\/7352"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}