{"id":7027,"date":"2026-08-13T08:36:27","date_gmt":"2026-08-13T08:36:27","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=7027"},"modified":"2026-08-13T08:36:27","modified_gmt":"2026-08-13T08:36:27","slug":"bupati-kds-tekankan-integritas-dan-mutu-dalam-kepemimpinan-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=7027","title":{"rendered":"Bupati KDS Tekankan Integritas dan Mutu dalam Kepemimpinan Sekolah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bupati KDS Tekankan Integritas dan Mutu dalam Kepemimpinan Sekolah<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-7028 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>BIDIK EKSPRES.ID | KAB BANDUNG<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin bangsa.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Kunjungan Kerja dalam rangka Penguatan Kinerja Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri se-Sub Rayon 8 Kabupaten Bandung di SMP Negeri 1 Ciparay, Rabu (12\/8\/2026).<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Dadang yang lebih akrab disapa KDS ini menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para kepala sekolah yang dinilainya memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cAbdi mah sangat hormat ka para Kepala Sekolah. Abdi sangat apresiasi, karena Kepala Sekolah itu sebagai garda terdepan dalam pendidikan. Maka harus berpikir bagaimana mutu pendidikan di sekolah masing-masing,\u201d ujar KDS.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kepala sekolah harus memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dan tidak menjadikan jabatan sebagai sarana untuk mencari keuntungan pribadi.<\/p>\n<p>\u201cJangan berpikir bagaimana untuk memikirkan setoran. Tapi berpikir bagaimana bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak kita sehingga menghasilkan anak-anak yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut KDS, tugas kepala sekolah bukan hanya berkaitan dengan aspek manajerial, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa ilmu yang bermanfaat dan anak-anak yang saleh merupakan bagian dari amal yang pahalanya dapat terus mengalir.<\/p>\n<p>\u201cBapak\/Ibu Kepala Sekolah adalah pengganti orang tua setelah di rumahnya masing-masing. Maka mari kita niatkan pekerjaan ini lillahi ta&#8217;ala, untuk memberikan bekal akhirat sekaligus mencerdaskan anak bangsa,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>KDS juga memaparkan lima hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, yang menurutnya harus diterapkan pula dalam pengelolaan pendidikan di Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan memahami digitalisasi. Ia mengatakan, kepala sekolah dan guru harus terus meningkatkan kapasitas diri serta memahami perkembangan teknologi. Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) saat ini telah mengubah pola belajar dan komunikasi, sehingga dunia pendidikan tidak boleh tertinggal.<\/p>\n<p>\u201cKepala sekolah dan para guru jangan sampai kalah oleh murid dalam memahami digitalisasi. Sekarang ada robot, ada AI, ada ChatGPT. Ini harus kita pahami dan manfaatkan secara positif,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kedua, penguatan data atau big data. KDS meminta satuan pendidikan memastikan data pendidikan, termasuk Dapodik, benar-benar akurat dan diperbarui. Data tersebut juga diharapkan dapat digunakan untuk memetakan potensi dan kemampuan peserta didik.<\/p>\n<p>Ia mendorong sekolah untuk melahirkan inovasi yang selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, serta visi pembangunan nasional.<\/p>\n<p>\u201cKalau bisa, setiap sekolah mempersiapkan data anak didik yang mempunyai kapasitas dan kemampuan lebih unggul. Kepala sekolah harus mempunyai inovasi yang berbeda, tetapi tetap sejalan dengan visi dan misi pemerintah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ketiga, research and development atau kajian dan pengembangan. KDS meminta sekolah tidak berhenti pada rutinitas, tetapi melakukan kajian terhadap berbagai kebutuhan dan kondisi lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar berlangsung nyaman dan efektif.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-7028 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260813-WA0009.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Ia juga mendorong penerapan sejumlah penguatan muatan pendidikan, di antaranya pemahaman Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, serta kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur&#8217;an sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.<\/p>\n<p>Menurutnya, pendidikan karakter, moral, kedisiplinan, budaya, dan agama merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.<\/p>\n<p>Keempat, membangun institusi yang kuat dan kompak. KDS menekankan pentingnya kekompakan antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cTidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada guru. Tidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada murid. Artinya, institusi yang kuat itu adalah kekompakan dalam hal positif untuk memperbaiki sistem,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kelima, pengelolaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab. KDS meminta kepala sekolah memahami pengelolaan anggaran secara menyeluruh dan tidak sekadar menyerahkan persoalan administrasi kepada bendahara atau operator.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan agar setiap dokumen dan pertanggungjawaban keuangan dipahami terlebih dahulu sebelum ditandatangani.<\/p>\n<p>\u201cJangan langsung menandatangani kalau belum memahami. Urusan uang itu sangat sensitif. Kepala sekolah harus memahami dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan sekolah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain penguatan kapasitas kepala sekolah, KDS juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar, termasuk mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.<\/p>\n<p>Ia mendorong penguatan pendidikan anak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah agar kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bandung terus meningkat.<\/p>\n<p>\u201cMakanya penting pendidikan dasar. Penting 13 tahun wajib belajar. Kita sukseskan bersama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini memiliki program revitalisasi sekolah. Ia berharap kepala sekolah dapat menjalankan amanah tersebut dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana serta mutu pembelajaran.<\/p>\n<p>\u201cJangan dibebankan kepada Kepala Sekolah. Kepala Sekolah fokus saja pada peningkatan mutu anak sekolah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, KDS meminta kepala sekolah dan guru memberikan keteladanan melalui kedisiplinan sehari-hari.<\/p>\n<p>Ia mendorong agar kepala sekolah dan guru datang lebih awal dibandingkan peserta didik serta menyambut siswa di pintu gerbang. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membangun kedisiplinan sekaligus kedekatan emosional antara guru dan siswa.<\/p>\n<p>\u201cKalau kepala sekolah dan guru datang lebih awal, menyambut anak-anak, kemudian bersalaman, itu akan membangun kedisiplinan dan hubungan emosional dengan peserta didik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia meyakini, lingkungan pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kedisiplinan, kepedulian, dan komunikasi yang baik dapat mencegah berbagai persoalan di lingkungan sekolah, termasuk perundungan dan kekerasan terhadap peserta didik.<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan kepala sekolah untuk memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi guru, siswa, maupun masyarakat di sekitar sekolah.<\/p>\n<p>\u201cJangan sombong. Kepala sekolah harus sehat secara sosial. Kalau ada anak didik yang tidak punya sepatu atau ada kebutuhan lainnya, data itu harus diketahui dan dicarikan solusinya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>KDS berharap seluruh kepala sekolah di Kabupaten Bandung dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan menjadikan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas utama.<\/p>\n<p>\u201cDibuktikan dengan kinerja. Mari kita niatkan bersama untuk mencerdaskan anak bangsa, membentuk generasi yang berkarakter, dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa untuk Indonesia Emas 2045,\u201d pungkasnya. ***<\/p>\n<p>Editor: Aripudin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati KDS Tekankan Integritas dan Mutu dalam Kepemimpinan Sekolah BIDIK EKSPRES.ID | KAB BANDUNG Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin bangsa. Hal tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Kunjungan Kerja dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7028,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[58,57,61],"class_list":["post-7027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aripudin","tag-kab-bandung","tag-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7027"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7029,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7027\/revisions\/7029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}