{"id":6530,"date":"2026-07-23T12:33:41","date_gmt":"2026-07-23T12:33:41","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=6530"},"modified":"2026-07-23T12:33:41","modified_gmt":"2026-07-23T12:33:41","slug":"lebih-dari-100-pelajar-di-garut-diduga-alami-keracunan-makanan-mbg-alarm-keras-bagi-tata-kelola-keamanan-pangan-program-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=6530","title":{"rendered":"Lebih dari 100 Pelajar di Garut Diduga Alami Keracunan Makanan MBG, Alarm Keras bagi Tata Kelola Keamanan Pangan Program Nasional"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Lebih dari 100 Pelajar di Garut Diduga Alami Keracunan Makanan MBG, Alarm Keras bagi Tata Kelola Keamanan Pangan Program Nasional<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6531 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842-300x211.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"211\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842-300x211.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842.jpg 571w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bidik Ekspres.id | Kab Garut<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa sedikitnya lebih dari 100 pelajar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan serius. Peristiwa yang terjadi di Desa Mekarsari dan Desa Sindangsuka itu dinilai sebagai peringatan keras bahwa sistem pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG masih menyisakan celah yang harus segera dibenahi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Insiden ini kembali memunculkan tuntutan agar Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keamanan pangan di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencegah kejadian serupa terus berulang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kasus terbaru terjadi pada Selasa (21\/7\/2026). Korban berasal dari sejumlah lembaga pendidikan, yakni Pondok Pesantren Al Mansuriah, PAUD Al-Mukhtar, SD Negeri 1 Sukanagara, dan SD Negeri 4 Sukanagara di Kecamatan Cibatu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Hingga Kamis (23\/7\/2026) siang, jumlah korban dilaporkan telah mencapai lebih dari 100 orang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelajar mulai mengalami gejala yang diduga mengarah pada keracunan makanan sejak Rabu (22\/7\/2026) sore. Mereka kemudian berdatangan ke Puskesmas Cibatu untuk mendapatkan penanganan medis.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menu makanan yang dikonsumsi sebelum munculnya gejala terdiri atas nasi putih, telur bumbu rendang, tempe asam manis, sayur sop, dan susu. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari pihak berwenang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menegaskan bahwa kasus keracunan dalam Program MBG seharusnya tidak lagi terjadi apabila evaluasi dan pengawasan telah dilakukan secara maksimal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6531 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842-300x211.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"211\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842-300x211.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_20260723-192842.jpg 571w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, setiap insiden harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh agar tidak terus berulang dan menimbulkan korban baru. Ia mengingatkan bahwa tanpa pembenahan sistem keamanan pangan yang komprehensif, risiko kejadian serupa akan semakin besar seiring bertambahnya jumlah dapur SPPG di berbagai daerah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Data yang dihimpun JPPI dari BGN dan Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat sekitar 26.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di seluruh Indonesia. Besarnya cakupan program tersebut dinilai harus diimbangi dengan standar keamanan pangan yang ketat, pengawasan berlapis, pemeriksaan kualitas bahan baku, hingga distribusi makanan yang memenuhi standar kesehatan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, aspek keamanan pangan tidak dapat ditawar. Setiap makanan yang disajikan kepada peserta didik harus dipastikan aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan agar tujuan mulia program tidak justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan penerima manfaat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Peristiwa di Garut menjadi pengingat bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari banyaknya penerima manfaat, tetapi juga dari kemampuan seluruh pemangku kepentingan menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan. Evaluasi menyeluruh, transparansi hasil investigasi, serta penguatan sistem pengawasan menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.***<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Editor: Redaksi<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebih dari 100 Pelajar di Garut Diduga Alami Keracunan Makanan MBG, Alarm Keras bagi Tata Kelola Keamanan Pangan Program Nasional Bidik Ekspres.id | Kab Garut Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa sedikitnya lebih dari 100 pelajar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan serius. Peristiwa yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6531,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[73,43,32],"class_list":["post-6530","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kab-garut","tag-ragam","tag-redaksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6530"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6532,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6530\/revisions\/6532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}