{"id":6134,"date":"2026-07-07T14:43:59","date_gmt":"2026-07-07T14:43:59","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=6134"},"modified":"2026-07-07T14:43:59","modified_gmt":"2026-07-07T14:43:59","slug":"ribuan-lulusan-smp-terancam-tak-lanjut-sekolah-bupati-kds-dorong-percepatan-sma-negeri-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=6134","title":{"rendered":"Ribuan Lulusan SMP Terancam Tak Lanjut Sekolah, Bupati KDS Dorong Percepatan SMA Negeri Baru"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Ribuan Lulusan SMP Terancam Tak Lanjut Sekolah, Bupati KDS Dorong Percepatan SMA Negeri Baru<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6135 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bidik Ekspres.id | Kab Bandung<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan SMA Negeri baru di Kecamatan Pangalengan. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung siap menyediakan lahan seluas 6.000 meter persegi melalui APBD Perubahan Tahun 2026 apabila opsi pemanfaatan tanah carik Desa Pulosari tidak dapat direalisasikan karena terbentur regulasi.<\/p>\n<p>Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat menerima silaturahmi Camat Pangalengan, Kepala Desa Pulosari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta jajaran terkait di Rumah Dinas Bupati, Selasa (7\/7\/2026).<\/p>\n<p>Dadang Supriatna menjelaskan, pembangunan SMA Negeri baru di Pangalengan merupakan janji yang disampaikannya saat kegiatan Rembug Bedas Tahun 2024 di Desa Pulosari. Kala itu, pemerintah desa dan masyarakat sepakat mengusulkan tanah carik sebagai lokasi pembangunan SMA Negeri 2 Pangalengan.<\/p>\n<p>Namun, hasil survei pada 2025 menunjukkan pembangunan tidak dapat dilaksanakan karena status tanah carik mengikuti ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2024 yang hanya membuka mekanisme tertentu, seperti tukar guling atau penjualan aset.<\/p>\n<p>&#8220;Karena prosesnya sempat mengalami kendala, pembangunan belum bisa dilaksanakan pada 2026. Hari ini saya menerima langsung aspirasi masyarakat yang kembali menyampaikan bahwa kebutuhan SMA negeri di Pangalengan sudah sangat mendesak,&#8221; kata Bupati.<\/p>\n<p>Untuk mencari solusi, Bupati menugaskan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung terkait kemungkinan mekanisme pemanfaatan tanah carik.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6135 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260707-WA0013.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Menurutnya, apabila mekanisme hibah tanah carik memungkinkan sesuai ketentuan, proses pembangunan dapat segera dilanjutkan. Namun apabila tidak memungkinkan, Pemerintah Kabupaten Bandung siap mengambil langkah alternatif dengan menyediakan lahan baru.<\/p>\n<p>&#8220;Saya siap menganggarkan pengadaan lahan sekitar 6.000 meter persegi melalui APBD Perubahan Tahun 2026. Sementara itu, kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah dapat membuka penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026-2027, sehingga ketika pembangunan fisik selesai pada 2027, proses belajar mengajar bisa langsung dipindahkan ke gedung baru,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Bupati menilai kehadiran SMA Negeri baru sangat penting mengingat setiap tahun terdapat sekitar 2.000 lulusan SMP di Pangalengan, sementara kapasitas SMA dan SMK negeri yang tersedia hanya mampu menampung sekitar 900 siswa. Akibatnya, sekitar 1.000 lulusan setiap tahun tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut, menurut Dadang Supriatna, menjadi persoalan serius yang harus segera diatasi karena berkaitan dengan tingginya risiko pernikahan usia dini yang berdampak pada munculnya kasus stunting baru.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau setiap tahun ada sekitar seribu anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA, ini menjadi ancaman yang harus kita tangani secara serius. Yang terpenting sekarang bukan saling menyalahkan, tetapi mencari solusi terbaik untuk masa depan anak-anak kita,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Camat Pangalengan Vena Andriawan menjelaskan, usulan pembangunan SMA Negeri baru merupakan tindak lanjut dari Rembug Bedas Tahun 2024. Berbagai alternatif lokasi telah dicari, termasuk lahan milik Pemerintah Provinsi di Balai Benih Induk (BBI), namun belum dapat direalisasikan.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk dukungan, masyarakat Desa Pulosari melalui Musyawarah Desa telah menyatakan kesiapan untuk menyerahkan tanah carik apabila regulasi memungkinkan.<\/p>\n<p>Vena juga memaparkan bahwa Pangalengan masih menghadapi sejumlah persoalan strategis, mulai dari tingginya angka kemiskinan hingga stunting. Meskipun prevalensi stunting berhasil ditekan dari 29 persen pada 2024 menjadi sekitar 14 persen, ancaman munculnya kasus baru masih cukup besar akibat tingginya angka pernikahan dini.<\/p>\n<p>Menurutnya, keterbatasan akses pendidikan menjadi salah satu penyebab utama. Dengan hanya satu SMA Negeri dan satu SMK Negeri, ribuan lulusan SMP setiap tahun tidak seluruhnya dapat melanjutkan pendidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat berharap melalui langkah yang diambil Bapak Bupati hari ini akan lahir solusi terbaik sehingga pembangunan SMA Negeri baru di Pangalengan dapat segera diwujudkan. Kehadiran sekolah baru ini bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan, menekan pernikahan dini, dan mencegah stunting,&#8221; ujar Vena.***<\/p>\n<p>Editor: Aripudin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ribuan Lulusan SMP Terancam Tak Lanjut Sekolah, Bupati KDS Dorong Percepatan SMA Negeri Baru Bidik Ekspres.id | Kab Bandung Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan SMA Negeri baru di Kecamatan Pangalengan. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung siap menyediakan lahan seluas 6.000 meter persegi melalui APBD Perubahan Tahun 2026 apabila opsi pemanfaatan tanah carik Desa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6135,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[58,57,61],"class_list":["post-6134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aripudin","tag-kab-bandung","tag-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6136,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6134\/revisions\/6136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}