{"id":4877,"date":"2026-05-17T07:32:43","date_gmt":"2026-05-17T07:32:43","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4877"},"modified":"2026-05-17T07:32:43","modified_gmt":"2026-05-17T07:32:43","slug":"parikesit-desa-paling-dingin-di-dieng-menyimpan-jejak-candi-yang-terkubur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4877","title":{"rendered":"Parikesit: Desa Paling Dingin di Dieng, Menyimpan Jejak Candi yang Terkubur?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Parikesit: Desa Paling Dingin di Dieng, Menyimpan Jejak Candi yang Terkubur?<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4878 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-300x135.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"135\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-300x135.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-768x346.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-1536x692.jpg 1536w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007.jpg 1599w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bidik Ekspres.id l Wonosobo <\/strong><\/span><\/p>\n<p>Nama Desa Parikesit selama ini lebih dikenal sebagai gerbang menuju kawasan wisata Dieng. Namun di balik kabut tebal, suhu ekstrem, dan hamparan ladang kentang, desa di Kecamatan Kejajar ini ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih dalam, bahkan disebut menyimpan jejak peradaban lama yang terkubur di bawah tanah.<\/p>\n<p>Berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, Parikesit dikenal sebagai salah satu wilayah terdingin di Kabupaten Wonosobo. Fenomena embun es atau \u201cbun upas\u201d kerap muncul saat musim kemarau, membekukan tanaman warga hanya dalam semalam. Bagi petani kentang dan sayuran, cuaca ekstrem bukan sekadar cerita, tetapi ancaman nyata bagi penghasilan mereka.<\/p>\n<p>Namun dinginnya Parikesit ternyata tak mampu membekukan berbagai cerita misterius yang terus hidup di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Sejumlah warga menyebut ada beberapa lokasi yang dianggap \u201cwingit\u201d atau sakral. Tempat-tempat tertentu dipercaya tidak boleh dilalui sembarangan, terutama saat malam hari. Kepercayaan itu masih dijaga hingga kini, berdampingan dengan derasnya arus wisatawan yang terus masuk ke kawasan Dieng.<\/p>\n<p>Yang paling menarik, warga mengaku sering menemukan bebatuan mirip struktur candi saat menggali tanah untuk pondasi rumah maupun pembuatan sumur. Batu-batu tersebut disebut memiliki bentuk khas menyerupai material bangunan kuno.<\/p>\n<p>\u201cKalau gali tanah kadang ketemu batu seperti batu candi. Tapi biasanya ditimbun lagi,\u201d ujar salah satu warga. Minggu 17\/05<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4878 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-300x135.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"135\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-300x135.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-768x346.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007-1536x692.jpg 1536w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260517-WA0007.jpg 1599w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Temuan-temuan itu memunculkan dugaan bahwa kawasan Parikesit kemungkinan pernah menjadi bagian dari kompleks bangunan kuno atau situs peradaban lama yang kini tertimbun tanah akibat perubahan alam dan aktivitas vulkanik Dieng selama ratusan tahun.<\/p>\n<p>Meski belum pernah ada penelitian resmi yang memastikan dugaan tersebut, cerita tentang \u201ccandi yang terkubur\u201d terus berkembang dari generasi ke generasi.<\/p>\n<p>Warga memilih menimbun kembali batu-batu yang ditemukan. Selain untuk menjaga kelestarian, mereka juga khawatir apabila keberadaan batu kuno itu diketahui luas, akan memancing tangan-tangan tidak bertanggung jawab untuk melakukan pencurian atau perusakan situs.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Parikesit kini berubah cepat menjadi desa penyangga wisata Dieng. Homestay mulai bermunculan, warung-warung ramai, dan wisatawan berburu panorama sunrise dari desa ini. Perputaran ekonomi meningkat, namun perubahan sosial juga mulai terasa di tengah masyarakat pegunungan yang sebelumnya hidup tenang.<\/p>\n<p>Nama \u201cParikesit\u201d sendiri dipercaya berasal dari tokoh Parikesit dalam epos Mahabharata sosok pemimpin yang dikenal bijaksana. Filosofi itu kini seakan diuji oleh derasnya modernisasi dan tekanan industri wisata.<\/p>\n<p>Parikesit hari ini bukan lagi sekadar desa dingin di kaki Dieng. Ia menjelma menjadi potret benturan antara alam ekstrem, kisah mistis, dugaan jejak sejarah yang terpendam, dan geliat ekonomi wisata yang terus memanas.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Parikesit: Desa Paling Dingin di Dieng, Menyimpan Jejak Candi yang Terkubur? Bidik Ekspres.id l Wonosobo Nama Desa Parikesit selama ini lebih dikenal sebagai gerbang menuju kawasan wisata Dieng. Namun di balik kabut tebal, suhu ekstrem, dan hamparan ladang kentang, desa di Kecamatan Kejajar ini ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih dalam, bahkan disebut menyimpan jejak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4878,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[54,78,53],"class_list":["post-4877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-budi-rachman","tag-pariwisata","tag-wonosobo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4877"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4877\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4879,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4877\/revisions\/4879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}