{"id":4231,"date":"2026-04-21T02:13:19","date_gmt":"2026-04-21T02:13:19","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4231"},"modified":"2026-04-21T02:13:19","modified_gmt":"2026-04-21T02:13:19","slug":"jangan-kriminalisasi-kades-jaksa-agung-st-burhanuddin-minta-jaksa-tahan-diri-salah-administratif-dana-desa-tak-boleh-langsung-dipidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4231","title":{"rendered":"\u201cJangan Kriminalisasi Kades!\u201d Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Jaksa Tahan Diri, Salah Administratif Dana Desa Tak Boleh Langsung Dipidana"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>\u201cJangan Kriminalisasi Kades!\u201d Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Jaksa Tahan Diri, Salah Administratif Dana Desa Tak Boleh Langsung Dipidana<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4232 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Bidik Ekspres.id | Jakarta<\/strong><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pernyataan tegas datang dari ST Burhanuddin yang meminta seluruh jajaran kejaksaan di Indonesia untuk tidak gegabah menetapkan kepala desa sebagai tersangka, khususnya dalam kasus pengelolaan dana desa yang hanya bersifat administratif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam pidatonya pada acara Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional di Hotel Fairmont Jakarta, Minggu (19\/4\/2026) malam, Jaksa Agung menegaskan bahwa pendekatan hukum harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keadilan substantif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, tidak semua kesalahan dalam pengelolaan dana desa dapat langsung dikategorikan sebagai tindak pidana. Ia menekankan bahwa banyak persoalan di tingkat desa berakar pada lemahnya pemahaman administrasi, bukan niat jahat untuk merugikan negara.<br \/>\n\u201cJangan sampai aparat desa justru takut bekerja karena bayang-bayang kriminalisasi. Jika kesalahannya administratif, maka pembinaan harus diutamakan, bukan langsung dipidana,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Penegakan Hukum Harus Proporsional<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Burhanuddin menegaskan bahwa proses hukum baru layak ditempuh apabila ditemukan bukti kuat adanya penyalahgunaan dana desa untuk kepentingan pribadi atau tindakan koruptif yang nyata. Tanpa itu, langkah represif dinilai justru berpotensi menghambat pembangunan desa.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pernyataan ini menjadi sinyal kuat perubahan pendekatan dalam penegakan hukum, dari yang semata-mata represif menuju model yang lebih edukatif dan preventif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4232 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b7d071fabb32cd345eec2f70.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam konteks ini, kejaksaan diminta untuk:<br \/>\nMengedepankan pembinaan dan pendampingan hukum<br \/>\n\u2022 Membedakan secara jelas antara kesalahan administratif dan tindak pidana<br \/>\n\u2022 Menghindari praktik kriminalisasi terhadap aparat desa<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Dampak Besar bagi Pembangunan Desa<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dana desa merupakan salah satu instrumen utama pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok. Namun, dalam praktiknya, banyak kepala desa yang menghadapi kompleksitas regulasi dan pelaporan yang tidak sederhana.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jika setiap kesalahan administratif langsung diproses hukum, hal ini berpotensi:<br \/>\n\u2022 Menghambat penyerapan anggaran desa<br \/>\n\u2022 Menimbulkan ketakutan dalam pengambilan keputusan<br \/>\n\u2022 Mengurangi efektivitas program pembangunan berbasis masyarakat<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena itu, pendekatan yang lebih bijak dinilai penting agar pembangunan desa tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Pesan Kuat: Hukum Harus Mendidik, Bukan Menakutkan<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pernyataan Jaksa Agung ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hukum tidak hanya berfungsi menghukum, tetapi juga mendidik. Dalam konteks desa, aparat penegak hukum diharapkan mampu menjadi mitra yang membimbing, bukan sekadar penindak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Langkah ini juga diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara pengawasan penggunaan dana publik dan keberanian aparat desa dalam menjalankan program pembangunan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan pendekatan yang lebih humanis dan proporsional, kepercayaan masyarakat terhadap hukum pun diharapkan meningkat\u2014sekaligus memastikan dana desa benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekadar menjadi sumber ketakutan administratif.***<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Editor: Redaksi<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJangan Kriminalisasi Kades!\u201d Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Jaksa Tahan Diri, Salah Administratif Dana Desa Tak Boleh Langsung Dipidana Bidik Ekspres.id | Jakarta Pernyataan tegas datang dari ST Burhanuddin yang meminta seluruh jajaran kejaksaan di Indonesia untuk tidak gegabah menetapkan kepala desa sebagai tersangka, khususnya dalam kasus pengelolaan dana desa yang hanya bersifat administratif. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4232,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[36,42,32],"class_list":["post-4231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hukum","tag-jakarta","tag-redaksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4233,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4231\/revisions\/4233"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}