{"id":4189,"date":"2026-04-19T10:51:27","date_gmt":"2026-04-19T10:51:27","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4189"},"modified":"2026-04-19T10:51:27","modified_gmt":"2026-04-19T10:51:27","slug":"ketua-dewan-pakar-fsgi-soroti-skorsing-19-hari-siswa-sman-1-purwakarta-setara-hilang-1-bulan-belajar-berpotensi-tidak-naik-kelas-dan-tak-diatur-dalam-regulasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=4189","title":{"rendered":"Ketua Dewan Pakar FSGI Soroti Skorsing 19 Hari Siswa SMAN 1 Purwakarta: Setara Hilang 1 Bulan Belajar, Berpotensi Tidak Naik Kelas dan Tak Diatur dalam Regulasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>Ketua Dewan Pakar FSGI Soroti Skorsing 19 Hari Siswa SMAN 1 Purwakarta: Setara Hilang 1 Bulan Belajar, Berpotensi Tidak Naik Kelas dan Tak Diatur dalam Regulasi<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4190 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff\"><strong>\u00a0Bidik Ekspres.id | Jakarta<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyampaikan keprihatinan atas kasus pembullyan oleh 9 peserta didik terhadap seorang guru Perempuan dengan mengacungkan jari tengah, sementara ibu Guru tersebut diam saja tidak menanggapi aksi para muridnya tersebut. Aksi pembullyan terekam dalam video yang kemudian viral.<\/p>\n<p>Pihak SMAN 1 Purwakarta kemudian memberikan sanksi kepada sembilan siswa yang terlibat dalam aksi pembullyan terhadap seorang guru tersebut, yaitu skorsing selama 19 hari.<\/p>\n<p>\u201cJika 19 hari skorsing tersebut dihitung hari efektif sekolah dengan jumlah hari sekolah dalam 1 minggu 5 hari atau 20 dalam sebulan, maka ke-9 siswa tersebut kehilangan hak pembelajaran selama 1 bulan. Ini berpotensi ke-9 anak tersebut ketinggalan materi pembelajaran termasuk hak mengikuti ulangan harian\u201d, ujar Retno Listyarti.<\/p>\n<p>Retno menambahkan,\u201dketika 1 bulan ketinggalan materi dan pihak sekolah tidak menjelaskan apakah ke-9 anak tersebut tetap mendapatkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan tetap berhak mengikuti ulangan susulan setelah masuk Kembali. Kalau tidak mendapatkan PJJ dan ulangan susulan, maka hal ini akan berpotensi ke-9 anak tersebut terancam tidak naik kelas\u201d.<\/p>\n<p>Sanksi Skorsing Dalam Permendikbudristek 46\/2023 dan Permendikdasmen 2026 Sudah Tidak Ada<\/p>\n<p>Perilaku pembullyan yang dilakukan ke-9 peserta didik tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan dan berpotensi melanggar tata tertib sekolah, namun perbuatan tersebut masuk kategori pelanggaran perilaku\/etik yaitu perundungan, tetapi bukan tindak pidana.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4190 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-300x200.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278-768x512.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/file_00000000b3a871fab050c2d8e1893278.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Pihak SMAN 1 Purwakarta tidak pernah menjelaskan mengapa sejumlah siswa melakukan hal tersebut , padahal hal ini sangat penting untuk menilai kasus ini secara komprehensif dan bisa menjadi dasar evaluasi sistem keamanan sekolah dalam upaya membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen No 6 Tahun 2026.<br \/>\nPihak sekolah juga menyatakan bahwa ini adalah perisiwa pertama kali terjadi di SMAN 1 Purwakarta. Artinya para siswa tersebut belum pernah melakukan tindakan pelanggaran tersebut sebelumnya. Berarti tindakan tersebut bukan tindakan berulang yang dilakukan ke-9 peserta didik itu. Karena mengkategorikan sanksi ringan atau berat harus mempertimbangkan salah satunya adalah keberulangan perilaku.<\/p>\n<p>Dalam keterangan resminya, pihak sekolah hanya menyampaikan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh sekolah dan sanksi kepada siswa sudah dilakukan sesuai dengan pedoman pendidikan karakter Pancawaluya nomor 15942\/PK.08.05\/GTK serta turunan tata tertib sekolah. Sanksinya adalah skorsing 19 hari sekolah.<\/p>\n<p>Dalam Pedoman Pendidikan Karakter Pancawaluya pada Bagian 40 Pelanggaran, memang menyebutkan ada 5 jenis sanksi yang bisa diterapkan, yaitu : (1) teguran; (2) penugasan; (3) pemanggilan orangtua; (4) Skorsing; dan (5) dikeluarkan dari sekolah.<\/p>\n<p>\u201dJika merujuk pada ke-5 sanksi tersebut tercermin ada pengkategorian tingkatan jenis pelanggaran, yang mestinya diawali dengan sanksi (1), (2) dan (3) dulu, baru sanksi sedang yaitu skorsing (sanksi sedang); dan bisa meningkat ke sanksi berat yaitu di keluarkan dari sekolah. Ada proses pembinaan dahulu seharusnya\u201d, urai Retno.<\/p>\n<p>Akan tetapi, jika merujuk pada landasan aturan yang dijadikan dasar pada pedoman pendidikan karakter Pancawaluya nomor 15942\/PK.08.05\/GTK, yaitu diantaranya disebutkan landasannya adalah Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP) dan Persesjen M49\/2023 tentak Petunjuk Teknis pelaksanaan Permendikbudristek 46\/2023, maka di kedua aturan tersebut, tidak ditemukan satu pasal pun terkait sanksi SKORSING untuk peserta didik.<\/p>\n<p>\u201dBegitupun Permendikdasmen No 6 tahun 2026 tentang budaya sekolah aman dan nyaman, juga tidak ada sanksi skorsing\u201d, pungkas Retno.<\/p>\n<p>Retno menambahkan, \u201dSekolah harus mengedepankan pembinaan kepada peserta didik yang melakukan pelanggaran tatatertib dan harus memberikan kesempatan tidak mengulangi perbuatan yang sama. Jika keputusan sekolah adalah memberikan skorsing sebanyak 19 hari, maka hak atas pembelajaran ke-9anak tersebut harus tetap dipenuhi secara daring atau PJJ. Selain itu hak mereka megikuti ulangan susulan juga harus tetap diberikan. Hal ini demi kepentingan terbaik bagi anak sebagaimana amanat UU Perlindungan Anak.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Dewan Pakar FSGI Soroti Skorsing 19 Hari Siswa SMAN 1 Purwakarta: Setara Hilang 1 Bulan Belajar, Berpotensi Tidak Naik Kelas dan Tak Diatur dalam Regulasi \u00a0Bidik Ekspres.id | Jakarta Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyampaikan keprihatinan atas kasus pembullyan oleh 9 peserta didik terhadap seorang guru Perempuan dengan mengacungkan jari tengah, sementara ibu Guru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4190,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[42,70,32],"class_list":["post-4189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-pers-realese","tag-redaksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4191,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4189\/revisions\/4191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}