{"id":3781,"date":"2026-04-03T12:58:03","date_gmt":"2026-04-03T12:58:03","guid":{"rendered":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=3781"},"modified":"2026-04-03T12:58:03","modified_gmt":"2026-04-03T12:58:03","slug":"digugat-ke-mk-apbn-2026-dituding-jadi-alat-kekuasaan-sepihak-koalisi-sipil-mbg-watch-bongkar-potensi-penyalahgunaan-anggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bidikekspres.id\/?p=3781","title":{"rendered":"Digugat ke MK, APBN 2026 Dituding Jadi Alat Kekuasaan Sepihak: Koalisi Sipil MBG Watch Bongkar Potensi Penyalahgunaan Anggaran"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><b>Digugat ke MK, APBN 2026 Dituding Jadi Alat Kekuasaan Sepihak: Koalisi Sipil MBG Watch Bongkar Potensi Penyalahgunaan Anggaran<\/b><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3782 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-300x193.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"193\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-300x193.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-768x494.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746.jpg 913w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #0000ff\"><b><u>Bidik Ekspres.id | Jakarta<\/u><\/b><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) mulai menggelar sidang Pemeriksaan Pendahuluan atas permohonan uji materi Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Perkara ini teregistrasi dengan nomor 100\/PUU-XXIV\/2026 dan menjadi sorotan karena menyangkut dugaan penyalahgunaan kewenangan fiskal oleh pemerintah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Permohonan tersebut diajukan oleh koalisi masyarakat sipil yang menamakan diri MBG Watch, terdiri dari Sajogyo Institute, Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, serta tiga pemohon individu yakni M. Busyro Muqoddas, Agus Sarwono, dan Sabiq Muhammad.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Soroti \u201cKewenangan Berlebih\u201d dalam APBN<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam permohonannya, para pemohon menilai desain kebijakan dalam UU APBN 2026\u2014terutama terkait program MBG\u2014telah melampaui batas konstitusional. Pemerintah disebut menggunakan instrumen anggaran negara sebagai \u201ckendaraan\u201d untuk membentuk kebijakan strategis nasional secara sepihak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut mereka, sejumlah pasal dalam UU tersebut membuka ruang diskresi yang terlalu luas bagi pemerintah untuk menggeser alokasi anggaran hanya melalui Peraturan Presiden (Perpres), tanpa melalui mekanisme legislasi yang semestinya.<br \/>\n\u201cIni bukan sekadar fleksibilitas anggaran, melainkan berpotensi menjadi praktik budgetary abuse of power,\u201d demikian pokok argumentasi yang disampaikan dalam sidang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3782 aligncenter\" src=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-300x193.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"193\" srcset=\"https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-300x193.jpg 300w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746-768x494.jpg 768w, https:\/\/bidikekspres.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260403-194746.jpg 913w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Ancaman terhadap Sektor Publik<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Koalisi MBG Watch memperingatkan, kewenangan luas tersebut berisiko menggerus anggaran sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Lebih jauh, pola ini dinilai dapat mengaburkan fungsi tata kelola pemerintahan lintas sektor karena kebijakan strategis dapat ditentukan tanpa pengawasan legislatif yang memadai.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mereka juga menyoroti potensi penyimpangan dalam perencanaan pembangunan nasional jika kebijakan besar dapat \u201cdisisipkan\u201d melalui instrumen fiskal tanpa pembahasan undang-undang secara komprehensif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Ujian bagi Prinsip Checks and Balances<\/i><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sidang ini dipandang sebagai ujian penting bagi prinsip checks and balances dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. MK diharapkan mampu memberikan batasan yang tegas terkait sejauh mana pemerintah dapat menggunakan kewenangan fiskal dalam merancang kebijakan strategis.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jika dikabulkan, permohonan ini berpotensi menjadi preseden penting dalam pengelolaan APBN di masa depan, khususnya dalam membatasi penggunaan diskresi anggaran oleh eksekutif.***<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Editor\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Redaksi<\/i><br \/>\n<i>Sumber : Humas MK RI<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Digugat ke MK, APBN 2026 Dituding Jadi Alat Kekuasaan Sepihak: Koalisi Sipil MBG Watch Bongkar Potensi Penyalahgunaan Anggaran Bidik Ekspres.id | Jakarta Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) mulai menggelar sidang Pemeriksaan Pendahuluan atas permohonan uji materi Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Perkara ini teregistrasi dengan nomor 100\/PUU-XXIV\/2026 dan menjadi sorotan karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3782,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[36,42,32],"class_list":["post-3781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hukum","tag-jakarta","tag-redaksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3781"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3783,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3781\/revisions\/3783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bidikekspres.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}