Konsumsi Pemerintah Naik 28,34 Persen, BPS: Ekonomi Jawa Barat Tumbuh Lebih Tinggi dari Nasional di Triwulan III-2026

Bidik Ekspres.id | Bandung
Kinerja perekonomian Jawa Barat pada triwulan III tahun 2026 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y), ekonomi Jawa Barat tercatat tumbuh sebesar 5,89 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,47 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menyampaikan data tersebut dalam acara Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).
Menurut Margaretha, pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja positif dari sejumlah lapangan usaha utama. Sektor Konstruksi tercatat tumbuh paling tinggi di antara sektor utama, yaitu 9,10 persen, disusul Industri Pengolahan sebesar 4,98 persen, dan Perdagangan sebesar 4,13 persen.

Sementara itu, sejumlah lapangan usaha lain mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum memimpin dengan pertumbuhan 14,54 persen, diikuti Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 14,46 persen, Transportasi dan Pergudangan 13,61 persen, serta Jasa Lainnya 12,18 persen.
“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) yang melonjak sebesar 28,34 persen. Disusul Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 8,85 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,66 persen,” jelas Margaretha.
Sementara itu, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh sebesar 5,93 persen. Ekspor Barang dan Jasa tercatat naik 3,02 persen, namun di sisi lain Impor Barang dan Jasa juga meningkat sebesar 6,11 persen, sehingga secara bersih, posisi ekspor neto terkontraksi sebesar 7,73 persen.***
Editor: Redaksi
