Tim Beregu Campuran Junior Indonesia Tekuk Sri Lanka 2-0, Tampil Sebagai Juara Grup C2 World Junior Team 2026

Jolin Angelia/Andalan Tunggal Putri Tim Piala Suhandinata Indonesia (Sumber: pbsi.id)

Bidik Ekspres.id | Jakarta

Tim beregu campuran junior Indonesia tampil impresif pada ajang BWF World Junior Team Championships 2026 atau Piala Suhandinata 2026. Skuad Merah Putih sukses menundukkan Sri Lanka dengan skor telak 2-0 pada pertandingan Grup C2 yang berlangsung di Cairo International Stadium, Mesir, Selasa (6/10/2026).

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua Indonesia di Grup C2 setelah sebelumnya mengalahkan Azerbaijan dengan skor 2-0. Hasil itu membawa Indonesia melangkah ke fase berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.

Dominasi Sejak Set Pertama

Indonesia langsung memperlihatkan kekuatannya sejak pertandingan pertama pada set pembuka. Pasangan Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti membuka keunggulan Merah Putih setelah mengalahkan Keneth Aruggoda/Isuri Attanayake dengan skor 11-3.

Keunggulan Indonesia kemudian diperbesar oleh pasangan ganda putri Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri yang menang atas Isuri Attanayake/Sithumi De Silva. Skor sementara menjadi 22-11.

Pada pertandingan ketiga, Jolin Angelia tampil di sektor tunggal putri dan mampu mengatasi perlawanan Nethmi Ratnayake untuk membawa Indonesia semakin jauh dengan skor 33-21.

Fardhan Rainanda Joe kemudian menambah keunggulan menjadi 44-32 setelah menghadapi Keneth Aruggoda. Poin terakhir set pertama disumbangkan pasangan ganda putra Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan. Mereka memastikan Indonesia mengakhiri set pertama dengan skor 55-38.

Set Kedua Kembali Dikuasai Indonesia

Memasuki set kedua, Indonesia tidak mengendurkan tekanan. Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani membuka set dengan kemenangan 11-5 atas Senuth Sethmitha Perera/Nethmi Ratnayake. Ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri kemudian memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 22-14.

Pada sektor tunggal putri, Mayla Cahya Afilian Pratiwi membawa Indonesia unggul 33-23. Selanjutnya, Radithya Bayu Wardhana memperbesar keunggulan menjadi 44-28. Indonesia akhirnya memastikan kemenangan set kedua melalui pasangan Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu. Mereka menutup pertandingan dengan keunggulan 55-35.

Ganda Campuran Jadi Salah Satu Kekuatan

Pelatih ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal, memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemainnya. Menurutnya, dua pasangan ganda campuran yang dimainkan menunjukkan performa cukup baik dan diharapkan dapat terus menyumbangkan poin penting bagi tim.

Rijal juga menekankan pentingnya mental bertanding dalam pertandingan beregu. Para pemain diminta untuk selalu percaya diri, memiliki jiwa petarung, serta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi lapangan. Komposisi sektor ganda campuran Indonesia juga dinilai sudah cukup solid dengan beberapa pasangan yang disiapkan menghadapi persaingan di kejuaraan dunia junior.***

Editor: Dr Raiders Salomon