Dano Sumarno Kembali Pimpin Sukaraya Karangbahagia, Tasyakuran Warga Perumahan Taman Raya Cikarang Kabupaten Bekasi Berubah Jadi Momentum Menagih Amanah

Bidik Ekspres.id | Jakarta
Euforia kemenangan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, belum sepenuhnya usai. Di tengah suasana penuh keakraban, warga Perumahan Taman Raya Cikarang menggelar malam tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas terpilihnya kembali Dano Sumarno sebagai Kepala Desa Sukaraya.
Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Taman Raya Cikarang Blok B pada Sabtu (3/10/2026) malam, dihadiri antusias warga dari Blok A, Blok B, Blok C, serta masyarakat sekitar.
Malam tasyakuran tersebut tidak sekadar menjadi perayaan atas hasil kontestasi politik desa. Bagi warga, momentum itu juga menjadi ruang untuk mempererat kembali hubungan sosial setelah proses pemilihan kepala desa berlangsung.
Kegiatan tersebut diinisiasi salah seorang tokoh masyarakat setempat, Oman Doni Suherman, yang akrab disapa Jidon serta mendapat dukungan dari Dano Sumarno selaku kepala desa terpilih.
Dano Sumarno hadir bersama Rosim, S.IP., Sekretaris Desa Ahmad Syahroni, S.Ag., Kasi Pelayanan Selamet Hutomo, Ketua Relawan Entong Kendor beserta sejumlah perangkat desa lainnya dan Bhabinkamtibmas Aiptu Wendi, MSL,.
Suasana tasyakuran berlangsung cair. Warga tidak hanya mengikuti rangkaian acara, tetapi juga disuguhi hiburan yang semakin mencairkan suasana.
Jidon tampil dengan kostum yang menyerupai gaya khas Raja Dangdut Rhoma Irama. Ia kemudian bernyanyi duet bersama Dano Sumarno. Penampilan tersebut sontak menambah kemeriahan sekaligus menciptakan suasana akrab antara warga dan kepala desa terpilih.
Dalam sambutannya, Dano Sumarno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Desa Sukaraya. Bagi Dano, kemenangan dalam Pilkades bukanlah akhir dari sebuah proses politik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Ia berharap kepercayaan masyarakat tersebut dapat dijawab melalui kinerja dan pelayanan pemerintahan desa yang semakin baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya untuk memimpin Desa Sukaraya. Saya berharap dapat menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya”.

Pernyataan tersebut menjadi penting karena setelah kontestasi politik desa berakhir, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan secara adil dan proporsional.
Dalam kesempatan tersebut, Dano juga menyinggung rencana terealisasinya dana pembinaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menyebut Desa Sukaraya berhasil meraih predikat sebagai desa terbaik pertama tingkat Kabupaten Bekasi dan masuk dalam 10 besar tingkat Provinsi Jawa Barat dari ribuan desa yang ada di Jawa Barat.
Menurut Dano, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab tersendiri bagi pemerintahan desa.
Namun, penghargaan dan capaian tersebut pada akhirnya akan memiliki arti lebih besar apabila dapat diterjemahkan ke dalam program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu yang disampaikan Dano dalam kesempatan tersebut adalah rencana renovasi gerbang utama Perumahan Taman Raya Cikarang.
“Gerbang utama Perumahan Taman Raya Cikarang akan kami renovasi,”.
Rencana tersebut menjadi salah satu perhatian yang disampaikan di hadapan warga. Pelaksanaannya tentu akan menjadi bagian yang nantinya dapat dilihat dan dinilai langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Sang inisiator Jidon menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan simpatisan yang telah memberikan dukungan terhadap Dano Sumarno dalam Pilkades Sukaraya.
Menurutnya, malam tasyakuran tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas terwujudnya harapan bersama warga terhadap kepemimpinan Dano Sumarno untuk masa bakti 2026–2034.
“Terima kasih kepada seluruh warga dan simpatisan yang telah mendukung dengan sepenuh hati. Kegiatan malam ini merupakan wujud rasa syukur atas terwujudnya hajat bersama untuk Dano Sumarno menjadi Kepala Desa Sukaraya masa bakti 2026–2034”.
Selain itu, Jidon juga menyampaikan harapan agar terpilihnya kembali Dano Sumarno tidak berhenti pada kemenangan dalam kontestasi Pilkades. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan masyarakat harus menjadi energi baru untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan Desa Sukaraya.
Jidon berharap Dano Sumarno mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik dalam Pilkades. Sebab, setelah pesta demokrasi desa berakhir, seluruh warga memiliki kedudukan yang sama sebagai bagian dari masyarakat Desa Sukaraya.
Ia juga mendorong agar kepemimpinan Dano pada periode 2026–2034 dapat semakin terbuka dalam menyerap aspirasi masyarakat, memperkuat komunikasi dengan warga, serta memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami, setelah terpilih kembali, Pak Dano bisa semakin amanah, lebih dekat dengan masyarakat dan mampu merangkul semua warga. Jangan lagi ada sekat karena perbedaan pilihan saat Pilkades. Sekarang waktunya bersama-sama membangun Desa Sukaraya agar semakin baik,”.
Menurut Jidon, kemenangan dalam Pilkades bukanlah tujuan akhir. Justru setelah memperoleh kepercayaan masyarakat, tanggung jawab seorang kepala desa menjadi semakin besar.
“Kemenangan Bukan Sekadar Angka, Ada Amanah yang Harus Dibayar. Karena itu, Saya berharap agar Pak Dano Sumarno dapat mempertahankan hal-hal baik yang telah dilakukan pada periode sebelumnya sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan yang masih dirasakan masyarakat”.
“Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kepercayaan masyarakat ini dijaga. Apa yang menjadi harapan warga harus didengar dan diperjuangkan. Kalau ada kekurangan pada periode sebelumnya, tentu harus menjadi bahan evaluasi dan diperbaiki bersama,” Lanjut Jidon.

Jidon juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan desa. Menurutnya, pemerintahan desa dan masyarakat harus berjalan beriringan agar berbagai program dapat terlaksana secara maksimal.
Ia menilai dukungan masyarakat tidak seharusnya berhenti setelah proses pemilihan selesai. Sebaliknya, warga tetap memiliki peran untuk memberikan kritik, saran, sekaligus pengawasan secara konstruktif terhadap jalannya pemerintahan desa.
“Pak Dano sudah diberikan kepercayaan. Sekarang mari kita kawal bersama. Kita dukung program yang baik, tetapi kalau ada yang kurang, masyarakat juga harus berani memberikan saran dan masukan. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, tetapi agar Sukaraya ke depan semakin maju,” pungkas Jidon.
Kini, setelah suara diberikan dan hasil pemilihan ditetapkan, perhatian masyarakat akan bergeser dari proses pemilihan menuju pembuktian.
Kepercayaan politik akan diuji melalui pelayanan, pembangunan, keterbukaan pemerintahan, serta kemampuan kepala desa merealisasikan berbagai harapan masyarakat.
Kemenangan dalam kontestasi Pilkades adalah mandat. Dan mandat tersebut bukan diukur dari meriahnya perayaan kemenangan, melainkan dari sejauh mana janji dan komitmen kepada masyarakat sang kepala desa dapat diwujudkan selama mas kepemimpinannya. ***
Editor: Hermansyah
