Deklarasi Damai Pilkades Bekasi: Komitmen Tegas Jaga Demokrasi Desa dari Politik Identitas dan Konflik Horizontal

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemangku kepentingan menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kamis (17/9). Agenda strategis ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan respons tegas terhadap potensi gesekan sosial yang kerap menyertai kontestasi politik di tingkat akar rumput.
Deklarasi ini menegaskan komitmen kolektif untuk menjamin pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, jujur, demokratis, dan bermartabat. Di tengah dinamika sosial yang kompleks, penegakan integritas pemilu desa menjadi prasyarat mutlak agar demokrasi lokal tidak terdistorsi oleh praktik-praktik transaksional atau polarisasi masyarakat.
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menekankan bahwa Pilkades adalah fondasi utama demokrasi di tingkat desa. Namun, ia mengingatkan bahwa kemenangan dalam pemilihan tidak boleh dibeli dengan harga retaknya kohesi sosial warga.
“Melalui deklarasi damai ini, seluruh pihak berkomitmen memastikan setiap tahapan Pilkades berjalan aman dan demokratis. Perbedaan pilihan harus diposisikan sebagai bagian wajar dari proses demokrasi, tanpa memutus tali persaudaraan yang telah terjalin,” tegas Asep Surya Atmaja dalam sambutannya.
Pernyataan Plt. Bupati ini menjadi sinyal jelas bagi seluruh calon kepala desa dan tim sukses: kampanye harus dilakukan secara sehat. Narasi kebencian, provokasi, maupun penggunaan isu sensitif yang dapat memecah belah masyarakat akan bertentangan dengan semangat deklarasi ini.

Lebih jauh, Asep Surya Atmaja berharap deklarasi ini tidak hanya berhenti pada ucapan di atas panggung. Ia menyerukan agar seluruh calon, pendukung, dan masyarakat dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada (sportivitas).
Tujuan akhir dari Pilkades Serentak ini adalah menghasilkan pemimpin desa yang legitimate dan berkualitas. “Kita ingin mewujudkan Pilkades yang damai dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa masyarakat semakin maju, sejahtera, dan harmonis,” pungkasnya.
Dengan digelarnya deklarasi ini, Pemkab Bekasi dan Forkopimda mengirimkan pesan kuat: pengawasan terhadap jalannya Pilkades akan dilakukan secara ketat. Pelanggaran terhadap pakta integritas dan deklarasi damai akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku, demi menjaga sanctity of election (kesucian pemilihan) di Kabupaten Bekasi.***
Editor: Sugiono
