Gempur Pengangguran via Digital: Pemkab Bekasi Gandeng Gubernur Jabar, Dorong Industri Serap Lulusan Lokal Dalam Job Fair Online Jawa Barat

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi

Upaya serius untuk menggerus angka pengangguran di Kabupaten Bekasi dilakukan melalui pendekatan digital dan kolaborasi strategis. Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi menghadiri Job Fair Online Jawa Barat yang digelar di Kantor MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, pada Rabu (16/9).

Event ini bukan sekadar seremonial, melainkan pintu masuk bagi masyarakat Bekasi untuk mengakses ribuan peluang kerja melalui platform digital “Nyari Gawe” yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini menandai pergeseran paradigma dalam penyaluran tenaga kerja, dari konvensional menuju ekosistem digital yang lebih transparan dan luas jangkauannya.

Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah tidak berhenti pada fasilitasi informasi. Pemkab Bekasi secara agresif mendorong perusahaan-perusahaan di kawasan industri raksasa Cikarang dan sekitarnya untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja dari warga lokal. Namun, dorongan ini dibarengi dengan catatan kritis: ketersediaan lapangan kerja harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia.

“Kami terus mendorong industri membuka kesempatan bagi warga Bekasi. Tapi, ini harus diringi penguatan kompetensi. Lulusan SMA, SMK, hingga perguruan tinggi harus memiliki skill yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” tegas Asep.

Pernyataan ini menyiratkan adanya kesenjangan (mismatch) antara kompetensi lulusan lokal dengan tuntutan industri modern. Oleh karena itu, integrasi antara kebijakan ketenagakerjaan dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi menjadi kunci utama dalam strategi ini.

Masyarakat yang mencari peluang kerja kini dapat mengakses bursa kerja secara terbuka dan real-time melalui aplikasi Nyari Gawe. Platform ini dapat diakses langsung melalui tautan https://nyarigawe.jabarprov.go.id/bursakerja/.

Dengan langkah ini, Pemprov Jabar dan Pemkab Bekasi berharap dapat menciptakan jembatan yang lebih efektif antara pencari kerja dan pemberi kerja, sekaligus mengurangi ketergantungan pada calo atau informasi lowongan yang tidak terverifikasi.***

Editor: Sugiono