Sebanyak14 Kafilah Kabupaten Bekasi Bertarung di MTQ Nasional XXXI: Sekda Endin Samsudin Tekankan Sportivitas dan Mental Juara di Tengah Ketat Persaingan

Bidik Ekspres.id | Semarang
Kabupaten Bekasi mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 yang resmi dibuka di Semarang, Sabtu (12/9). Sebanyak 14 kafilah turun bertanding di berbagai cabang lomba, membawa misi tidak hanya sekadar partisipasi, tetapi juga membuktikan kualitas sumber daya manusia daerah di kancah nasional.
Kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, dalam pembukaan acara tersebut menjadi simbol seriusnya dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian nilai-nilai Al-Qur’an. Sebelum dilepas ke arena kompetisi, para kafilah telah melalui tahap pengarahan intensif dari Pemkab Bekasi. Sesi ini bukan formalitas belaka, melainkan momen strategis untuk membangun mentalitas juara, menanamkan kepercayaan diri, dan mengingatkan pentingnya sportivitas di tengah tekanan kompetisi tingkat tinggi.
Delegasi Kabupaten Bekasi tidak datang dengan tangan kosong. Ke-14 kafilah tersebut akan memperebutkan gelar juara di tujuh cabang perlombaan inti yang menuntut kedalaman ilmu dan kehalusan seni, yakni:
1. Qira’at Al-Qur’an
2. Hafalan Al-Qur’an
3. Tafsir Bahasa Arab
4. Tafsir Bahasa Indonesia
5. Syarh Al-Qur’an
6. Fahm Al-Qur’an
7. Seni Kaligrafi Al-Qur’an
Setiap cabang mewakili aspek berbeda dari pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an, mulai dari kemampuan hafalan, kedalaman analisis tafsir, hingga estetika seni islami. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Bekasi tidak hanya fokus pada satu aspek, tetapi berupaya mencetak generasi yang komprehensif dalam memahami kitab suci.
Dalam arahannya, Sekda Endin Samsudin menekankan bahwa kehadiran para kafilah adalah representasi dari wajah Kabupaten Bekasi yang religius dan berprestasi. Pemerintah daerah berkomitmen penuh memberikan dukungan moril maupun materiil agar para peserta dapat fokus pada performa terbaik mereka.

“Kami ingin melihat kafilah Bekasi tampil dengan semangat tinggi, percaya diri, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari proses, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita membawa nama baik daerah dengan integritas,” demikian pesan yang disampaikan dalam sesi pengarahan sebelumnya.
MTQ Nasional kali ini diperkirakan akan berlangsung sangat ketat mengingat diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Bagi Kabupaten Bekasi, ajang ini menjadi barometer keberhasilan pembinaan generasi qurani di tingkat akar rumput. Kini, semua mata tertuju pada kinerja ke-14 kafilah tersebut. Apakah mereka mampu menembus papan atas dan membawa pulang trofi kebanggaan? Hasilnya akan ditentukan oleh ketajaman hafalan, kedalaman tafsir, dan ketenangan hati para peserta di atas panggung nasional.***
Editor: Sugiono
