Hadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bekasi, Kapolri: Selesaikan Perselisihan Hubungan Industrial Secara Damai, Jaga Kondusivitas dan Iklim Investasi

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak pekerja dan keberlangsungan dunia usaha, demi terjaganya iklim investasi serta keamanan dan ketertiban di kawasan industri strategis Kabupaten Bekasi. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi, yang berlangsung di Halaman Masjid Baitul Musthafa, Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Jumat (11/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, serta Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo. Kehadiran tokoh pimpinan tertinggi kepolisian ini juga disertai jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Presiden FSPMI Suparno, unsur Pemerintah Kabupaten Bekasi, jajaran TNI, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, perwakilan Apindo, pengelola kawasan industri, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat setempat.

Guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif, Polres Metro Bekasi mengerahkan 162 personel terbaik. Penempatan pasukan ini diputuskan melalui apel pelayanan dan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, dengan penugasan yang disusun secara matang dan terstruktur.

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi tinggi kepada kalangan pekerja yang senantiasa mengedepankan jalur komunikasi, dialog dan audiensi dalam menyampaikan setiap aspirasi maupun tuntutan yang dimiliki. Menurutnya, pendekatan damai dan musyawarah adalah kunci utama penyelesaian masalah yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Satu hal yang harus kita jaga agar iklim investasi tetap terpelihara adalah bagaimana persoalan hubungan industrial dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, sehingga kondusivitas tetap terjaga,” tegas Kapolri di hadapan ribuan peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa kesejahteraan pekerja dan kemajuan dunia usaha adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Kestabilan keamanan dan harmoni hubungan kerja menjadi pondasi agar kawasan industri Bekasi tetap menjadi lokasi pilihan investasi, sekaligus menjamin keberlangsungan mata pencaharian ribuan keluarga yang bergantung pada sektor ini.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo memastikan seluruh rangkaian kunjungan Kapolri maupun pelaksanaan Konsolidasi Akbar FSPMI berjalan lancar, aman dan tertib berkat persiapan serta pengawalan maksimal dari jajaran kepolisian setempat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antar-pemangku kepentingan: Polri, Pemerintah Daerah, serikat pekerja, pengusaha, pengelola kawasan industri dan masyarakat luas. Semua pihak sepakat bersatu membangun hubungan industrial yang sehat, harmonis dan berkeadilan, demi menjadikan Kabupaten Bekasi kawasan industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman, damai dan berkelanjutan.***

Editor: Sugiono