Indonesia Meraih 4 Posisi Podium Dalam Turnamen Level Super 100, Politron Pontianak Indonesia Master 2026

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan-Patra Harapan Rindorindo/Runner Up Politron Pontianak Indonesia Master 2026 (Sumber: pbsi.id)

Bidik Ekspres.id | Jakarta

Dalam upaya menaikan peringkat dunia, pebulutangkis Indonesia berpartisipasi dalam turnamen bulutangkis untuk berbagai kategori di Mancanegara. Salah satu turnamen tersebut adalah turnamen Politron Pontianak Indonesia Master 2026 dari tanggal 1 s/d 6 September 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Indonesia.

Dalam turnamen berhadiah USD 120.000 tersebut Indonesia menunjukkan prestasi yang kurang memuaskan di kancah perbulutangkisan dunia yang digelar di negeri sendiri.

Hal itu terbukti dengan hasil yang mampu diraih, hanya empat posisi podium, terdiri dari satu runner up dan tiga semifinalis dalam Politron Pontianak Indonesia Master 2026 yang ditorehkan oleh pebulutangkis Indonesia.

Runner up Politron Pontianak Indonesia Master 2026 diraih oleh pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo di sektor ganda putra. Peringkat 151 dunia, pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo lolos ke babak final setelah berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan ganda putra unggulan ketiga dari Malaysia.

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo mengalahkan peringkat 59 dunia Low Hang Ye/Ng Eng Cheong melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 21-7, 21-15 setelah bertarung dalam waktu 33 menit yang dimainkan di lapangan satu.

Di final, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo berhadapan dengan pasangan unggulan dua dari Chinese Taipei. Secara dramatis pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo takluk dari pasangan Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo kalah rubber set dengan skor 21-11, 19-21, 20-22.

Berikutnya tiga posisi semifinalis diraih oleh Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di sektor ganda campuran, dan Dendi Triansyah di sektor tunggal putra.

Di babak semifinal, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti kalah dua set langsung dari ganda campuran China Liao Pin Yi/Zhang Jia Han dengan skor kembar 18-21, 18-21.

Demikian pula dengan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, di babak semifinal mengikuti jejak rekannya, setelah mengalami kekalahan dua set langsung dari ganda campuran China lainnya Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi dengan skor 16-21, 13-21.

Selanjutnya Dendi Triansyah juga mengalami kekalahan di semifinal tunggal putra. Dendi Triansyah kalah rubber set dari tunggal putra China Sun Chao dengan skor 22-20, 10-21, 15-21.***

Editor: Dr Raiders Salomon