Abu Vulkanik Berpotensi Terdampak ke Kabupaten Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi Tekankan Kepatuhan pada Informasi Resmi Dan Langkah Mitigasi

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi

7Menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang abu vulkaniknya berpotensi menyebar hingga wilayah Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah mitigasi secara tepat guna melindungi kesehatan serta keselamatan bersama.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriadi, menegaskan bahwa abu vulkanik bukan sekadar fenomena alam semata, melainkan ancaman nyata yang dapat berdampak luas. mulai dari gangguan kesehatan, penurunan jarak pandang, kerusakan lingkungan, hingga terhambatnya aktivitas harian masyarakat.

“Abu vulkanik perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, jarak pandang, maupun aktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah mitigasi yang tepat dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” ujar Dody, Minggu 06/09.

BPBD Kabupaten Bekasi merinci langkah-langkah konkret yang harus dijalankan masyarakat:

– Perlindungan Saluran Pernapasan & Mata: Wajib menggunakan masker N95/KN95 atau masker kain minimal tiga lapis. Gunakan kacamata atau pelindung mata untuk mencegah iritasi.
– Kurangi Aktivitas Luar Ruang: Tetap di dalam rumah saat konsentrasi abu tinggi. Batasi penggunaan kendaraan bermotor karena abu menurunkan jarak pandang dan dapat merusak komponen kendaraan.
– Jaga Kebersihan dengan Benar: Bersihkan abu yang menempel pada tubuh, kendaraan, dan lingkungan secara hati-hati agar tidak terhirup. Hindari menyapu abu dalam keadaan kering basahi terlebih dahulu.
– Perhatikan Asupan Gizi: Konsumsi makanan bergizi dan perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh.
– Lindungi Tanaman & Hewan Ternak: Tutup tanaman dan kandang agar tidak terpapar langsung abu vulkanik.

Dody mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi dari sumber yang tidak terpercaya. Selalu pantau perkembangan aktivitas gunung api dan imbauan kebencanaan melalui saluran resmi: BPBD Kabupaten Bekasi, PVMBG, serta instansi terkait lainnya.

“Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan mengikuti informasi resmi, kita dapat bersama-sama meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan masyarakat,” tandasnya.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan darurat maupun memperoleh informasi terkini melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi di nomor WhatsApp: 0812-1907-1900.***

Editor: Sugiono