Pilkades Serentak 2026, Polres Wonosobo Kerahkan Dalmas hingga AWC: Polisi Siapkan Pengamanan dari TPS hingga Pelantikan

Bidik Ekspres.id l Wonosobo

Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, Polres Wonosobo mulai mengencangkan kesiapan pengamanan. Personel, kendaraan operasional, hingga peralatan taktis diperiksa dan diuji untuk memastikan aparat siap menghadapi berbagai potensi kerawanan selama pesta demokrasi tingkat desa berlangsung.

Kesiapan itu ditunjukkan melalui apel kesiapsiagaan dan pengecekan sarana-prasarana di Mapolres Wonosobo. Kegiatan melibatkan personel Dalmas, Tim Negosiator, Raimas, serta personel Polsek jajaran.

Tak sekadar apel, polisi juga menggelar latihan pengendalian massa. Kendaraan operasional Samapta, mulai roda dua, roda empat hingga Armoured Water Cannon (AWC), turut diperiksa. Kondisi perlengkapan taktis dan kesiapan fisik personel menjadi bagian dari evaluasi.

Langkah tersebut disiapkan untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades, mulai pendaftaran calon, penetapan calon dan nomor urut, penyusunan DPS dan DPT, pemungutan serta penghitungan suara hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Kasi Humas Polres Wonosobo Ipda M. Wahyu Suprayono mengatakan latihan awal masih difokuskan pada kesiapan internal kepolisian. Namun, latihan gabungan bersama instansi terkait akan dilakukan untuk memperkuat pola pengamanan.

“Pengamanan Pilkades bukan hanya menjadi tugas Polri. Masing-masing instansi memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai jobdesk dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam latihan, Dalmas diperkuat dengan simulasi pengendalian massa secara terukur dan sesuai prosedur. Tim Negosiator diarahkan mengutamakan komunikasi persuasif untuk mencegah konflik, sedangkan Raimas dipersiapkan menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., yang memimpin apel, menegaskan setiap personel harus mampu membaca potensi kerawanan sejak dini.

“Seluruh anggota harus senantiasa siap siaga dalam setiap situasi. Lakukan langkah deteksi dini terhadap segala bentuk potensi kerawanan serta junjung tinggi profesionalisme dengan bersikap bijak dalam bermedia sosial,” tegasnya.

Polres Wonosobo juga mengingatkan personel agar mengedepankan sikap humanis, profesional dan proporsional dalam menjalankan tugas. Setiap anggota diminta memahami tugas dan kewenangannya agar pengamanan tidak justru memicu persoalan baru.

Di sisi lain, masyarakat dan Pam Swakarsa diminta ikut menjaga kondusivitas. Polisi mengingatkan warga tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pilkades serentak Wonosobo dijadwalkan memasuki pemungutan suara pada 25 November 2026, sedangkan kepala desa terpilih dijadwalkan dilantik pada 15 Januari 2027.

Dengan persiapan sejak dini, Polres Wonosobo menegaskan seluruh kekuatan pengamanan akan disiapkan untuk mengantisipasi potensi gesekan dan gangguan kamtibmas di setiap tahapan Pilkades.

Pesan kepolisian sederhana: beda pilihan boleh, konflik jangan. Demokrasi desa harus berjalan aman, damai dan bermartabat.***