Polda Jateng Ingatkan Warga: Jangan Asal Sebar Ajakan Aksi di Medsos
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto
Bidik Ekspres.id l Semarang
Beragam informasi mengenai rencana aksi penyampaian aspirasi yang beredar di media sosial menjadi perhatian Polda Jawa Tengah. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Polda Jateng menegaskan, hak masyarakat menyampaikan pendapat tetap dihormati sebagai bagian dari demokrasi. Namun, penyampaian aspirasi diharapkan berlangsung secara damai, tertib, dan tidak mengganggu keamanan maupun kepentingan masyarakat lainnya.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto meminta masyarakat tidak buru-buru percaya maupun meneruskan informasi ajakan aksi yang beredar di media sosial.
“Silakan menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik. Kami mengajak masyarakat untuk terlebih dahulu memastikan informasi yang diterima, sehingga tidak ada yang dirugikan akibat informasi yang belum tentu benar,” ujar Yuliyanto, Senin (24/8).

Menurutnya, kecepatan penyebaran informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Informasi yang belum jelas kebenarannya dapat dengan cepat menyebar dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Karena itu, Polda Jateng mengajak warga lebih kritis sebelum mengikuti maupun menyebarkan sebuah ajakan.
“Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi dapat tersampaikan dengan baik dan suasana tetap nyaman bagi semua. Mari bersama-sama menjaga agar penyampaian pendapat berlangsung secara damai, tertib dan tetap menghormati kepentingan masyarakat lainnya,” katanya.
Polda Jateng menyatakan akan terus memantau perkembangan informasi dan situasi di masyarakat dengan mengedepankan komunikasi serta langkah-langkah persuasif.
Yuliyanto kembali mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif. Yang terpenting, bagaimana kita menyampaikannya dengan cara yang baik,” pungkasnya.***
