Anggota DPRD H. Krisna Alamsah Soroti Masalah BPJS dan Efisiensi Dana Desa 

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Masalah BPJS dan aspirasi terhadap efisiensi Dana Desa mencuat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Haji Krisna Alamsah yang digelar di Aula Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/8/ 2026).

Reses hari terakhir yang digelar Haji Krisna Alamsah yang akrab disapa Takie dengan mengundang konstituen dari wilayah Kecamatan Katapang dan Margahayu.

Haji Krisna Alamsah menyebut aspirasi masyarakat dari Katapang dan Margahayu tidak terlepas dari persoalan BPJS yang hingga kini masih mengeluhkan pelayanan belum optimal.

“Persoalan BPJS ini telah disampaikan masyarakat sebelumnya dalam reses di Sukamukti, sekarang diungkapkan lagi disini, Tadi masyarakat juga mengeluhkan tidak bisa membayar BPJS Mandiri sesudah batas limit tanggal 10 setiap bulannya, ” ujarnya.

H. Krisna menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi ini bersama dengan rekan-rekan di Komisi D yang akan menggelar rapat ulang dengan BPJS guna meminta keterangan mereka bagaimana bisa terjadi kasus seperti ini.

“BPJS memang mitra Komisi D, namun mereka bukan lembaga pemerintah melainkan swasta. Nah nanti kami akan meminta keterangan dari mereka,” katanya.

Selain itu, Ia juga mengaku prihatin terhadap minimnya pembangunan desa akibat efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat terhadap Dana Desa.

Sebagai contoh, kata Krisna, Dapil 2 Desa Katapang mengalami efisiensi anggaran dari sekitar Rp1 Milyar tahun 2025 menjadi Rp370 Juta tahun 2026 sehingga berdampak pada berkurangnya pembangunan di desa.

“Aspirasi dan keluh kesah dari kepala desa hari ini semoga didengar oleh pemerintah pusat dan berharap tahun depan dapat dikembalikan lagi seperti tahun sebelumnya,” harapnya.

Krisna Alamsah menegaskan komitmen untuk terus membantu masyarakat sesuai kewenangannya sebagai wakil rakyat.

“Intinya siap berkolaborasi membangun bersinergi bersama desa-desa yang ada di Dapil 2 mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. ***

Editor: Aripudin