Manfaatkan Kebakaran untuk Mencuri, Dua Warga Cirebon Kota Ditangkap: Polisi Berhasil Amankan Uang Dan Perhiasan

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M.

Bidik Ekspres.id | Kota Cirebon

Musibah kebakaran seharusnya menyatukan warga untuk saling menolong. Namun, dua orang berinisial SS dan SB justru memanfaatkan kepanikan itu untuk berbuat jahat. Mereka berpura-pura membantu evakuasi barang, padahal diam-diam menggasak uang tunai dan perhiasan milik korban.

Kasus pencurian dengan pemberatan ini terungkap setelah kebakaran melanda rumah warga di Kampung Penggung Utara, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, pada Rabu (12/8/2026). Saat api masih berkobar, kedua tersangka datang ke lokasi dan berlagak membantu keluarga korban memindahkan barang-barang. Di tengah keributan dan keterbatasan pengawasan, mereka mengambil kesempatan membawa kabur harta benda korban.

Korban baru menyadari kerugiannya setelah suasana mulai tenang. Sebanyak uang tunai sekitar Rp60 juta dan sejumlah perhiasan emas tidak ditemukan. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Cirebon Kota.

Berdasarkan laporan tersebut, tim penyidik segera bergerak. Hasil pelacakan mengarah ke warga sekitar, hingga akhirnya mengamankan SS di kawasan Penggung Utara. Di bawah tekanan bukti pemeriksaan, SS mengakui perbuatannya dan menyebut SB sebagai rekan pelaku. Polisi pun segera mengamankan SB dan melakukan penggeledahan.

Dari penyitaan, polisi berhasil mengembalikan sebagian kerugian korban: uang tunai Rp47,5 juta, satu kalung emas, satu bandul emas, satu gelang emas, serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang diduga digunakan pelaku.

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf d dan g KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang sekecil apa pun bagi pelaku yang memanfaatkan situasi musibah untuk berbuat kejahatan. “Tindakan seperti ini sangat mencederai semangat gotong-royong. Saat orang sedang berduka, justru diperas kepercayaannya,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada meskipun dalam situasi darurat. Jangan mudah menyerahkan barang berharga kepada orang yang belum dikenal, dan segera laporkan ke petugas jika menemukan gerak-gerik yang mencurigakan di lokasi kejadian.

Kejahatan yang bersembunyi di balik kepedulian semu ini menjadi pengingat: kebaikan memang harus tetap dilakukan, namun kewaspadaan tak boleh ditinggalkan. Musibah adalah ujian kebersamaan, bukan peluang bagi orang tak bertanggung jawab.***

Editor:  Redaksi