Dari Pameran ke Edukasi Bela Negara: Plt. Bupati Bekasi Apresiasi Kedekatan TNI dan Masyarakat Lewat Gebyar Merdeka Nusantara 2026

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi
Suasana berbeda terasa di area Living World Grand Wisata, Tambun Selatan, pada Jumat (21/8). Bukan sekadar pusat perbelanjaan atau hiburan biasa, lokasi ini berubah menjadi ruang edukasi nasional yang memadukan teknologi pertahanan dengan interaksi publik langsung.
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, hadir secara langsung dalam pembukaan Gebyar Merdeka Nusantara 2026 yang dirangkaikan dengan Pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI. Kegiatan kolaboratif antara pihak Living World Grand Wisata dan Korem 051/Wijayakarta ini berlangsung selama lima hari, dari 21 hingga 25 Agustus 2026.
Kehadiran Asep bukan sekadar seremonial. Ia menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran bela negara sejak dini. Melalui pameran alutsista, masyarakat khususnya generasi muda diberikan akses untuk mengenal lebih dekat peran TNI serta perlengkapan tempur yang selama ini hanya dilihat melalui layar kaca.
“Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus salah satu bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengenal lebih dekat peran dan perlengkapan TNI,” ujar Asep dalam sambutannya.

Poin menarik dari acara ini adalah antusiasme tinggi anak-anak terhadap kendaraan lapis baja TNI. Bagi Asep, momen ketika anak-anak melihat bahkan menaiki alat berat militer tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan pengalaman positif yang dapat membentuk pondasi karakter dan rasa cinta tanah air.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program edukasi ini, Plt. Bupati Bekasi secara simbolis melepas Panzer Anoa Joyride. Wahana ini memungkinkan anak-anak merasakan sensasi berada di dalam kendaraan tempur TNI secara gratis, menjadi daya tarik utama yang menggabungkan unsur rekreasi dengan pembelajaran militer.
Kegiatan Gebyar Merdeka Nusantara 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pamer kekuatan, tetapi juga media dialog terbuka antara institusi pertahanan dan warga sipil. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan edukatif seperti ini, pesan-pesan kebangsaan dan kesiapsiagaan negara dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada seluruh lapisan masyarakat.
Hingga 25 Agustus mendatang, pengunjung masih dapat menyaksikan berbagai jenis alutsista dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan edukasi yang telah disiapkan oleh panitia.***
Editor: Sugiono
