Langit Wonogiri Jadi Panggung Dunia: 78 Atlet Paralayang dari 6 Negara Bertarung di PWC Pre-Series 2026

Bidik Ekspres.id | Kab Wonogiri
Langit Wonogiri kembali menjadi sorotan mata dunia. Sebanyak 78 atlet paralayang elit dari enam negara berbeda turun ke arena untuk memperebutkan gelar dalam Paragliding Cross-Country World Cup (PWC) Pre-Series Panglima TNI Cup Wonogiri 2026. Kejuaraan bergengsi ini berlangsung di kawasan Bukit Joglo, Desa Sendang, pada 19-23 Agustus 2026.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara resmi membuka ajang internasional tersebut pada Kamis (20/8). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar adu kecepatan atau ketangkasan udara semata, melainkan ujian komprehensif bagi setiap peserta.
“Di balik setiap penerbangan, terdapat perjuangan panjang untuk mengasah teknik, menjaga kondisi fisik, sekaligus mengendalikan mental,” ujar Setyo. Ia menambahkan bahwa para atlet dan ofisial akan menguras seluruh kemampuan mereka demi keluar sebagai juara dalam serangkaian kegiatan yang digelar selama beberapa hari ke depan.
Setyo juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan event berskala global ini. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat lokal adalah kunci agar penyelenggaraan berjalan aman, lancar, dan memberikan dampak luas.
“Kami berharap kejuaraan ini sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam mencetak prestasi, dan pada akhirnya memberi dampak positif serta menjadi pengalaman terbaik bagi semua pihak,” harapnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, PWC Pre-Series 2026 membawa pesan strategis tentang potensi wisata alam Wonogiri. Kabupaten yang dikenal dengan bentang alam beragam mulai dari hutan, pegunungan, hingga wilayah pesisir ini menjadikan kekayaan geografisnya sebagai modal utama pengembangan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism).
“Potensi wisata terus dikembangkan, sementara itu, potensi olahraga terus diupayakan untuk dapat berkembang dan mampu bersaing di zona regional, hingga nasional dan bahkan internasional,” jelas Setyo.
Ini bukanlah kali pertama Wonogiri dipercaya menjadi tuan rumah ajang dirgantara. Sebelumnya, berbagai kegiatan gantole dan paralayang telah lebih dulu digelar di wilayah ini. Kehadiran PWC Pre-Series 2026 semakin mengukuhkan posisi Wonogiri sebagai salah satu destinasi unggulan dan pusat pengembangan olahraga dirgantara di Indonesia yang siap bersaing di kancah global.***
Editor: Redaksi
