Realisasi PBB-P2 Pertengahan Agustus 2026 Capai 44, 61 Persen, Bapenda Terus Optimalkan Penagihan dan Proaktif

Bidik Ekspres.id | Kab. Bandung
Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Bandung terus mendorong dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) melalui sektor peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan ( PBB-P2) serta Pajak lainnya.
Kepala BAPENDA Kabupaten Bandung, Tatang Kusmawan, melalui Kepala Bidang Pajak Perkotaan dan Pedesaan- P2, Bening Tina Restu S.STP, SAP., MKM mengatakan capaian realisasi pajak PBB-P2 telah mencapai 44,61 Persen sampai pertengahan Agustus 2026. Untuk PBB-P2, realisasi yang sudah masuk ke kas daerah sebesar Rp6,970,672,000 dari target pendapatan keseluruhan yang telah ditetapkan.
“Kami optimis target PBB-P2 sampai akhir tahun ini dapat tercapai dengan berbagai strategi dan langkah proaktif yang terus kami jalankan, walaupun masih tinggal menyisakan waktu 5 bulan lebih lagi,” kata Bening di Ruang Kerja Kantor Bapenda Soreang, Senin, 17 Agustus 2026.
Lebih lanjut dijelaskannya, salah satu strategi utama yang dilakukan BAPENDA adalah intensifikasi sosialisasi kepada wajib pajak. Sosialisasi dilakukan secara langsung, melalui petugas lapangan, hingga ke tingkat desa agar wajib pajak memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu. Selain itu, BAPENDA juga terus melakukan pemutakhiran data objek pajak untuk memastikan seluruh potensi pajak dapat terjaring dengan baik.
Ia mengakui kemampuan dan kondisi ekonomi saat ini yang kurang baik sehingga berpengaruh kepada tingkat kepatuhan wajib pajak. Namun demikian kami terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat karena pajak tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan dan program prioritas Bupati Bandung lainnya.
Kepala Bidang Pajak Perkotaan dan Pedesaan- P2 Kab Bandung, Bening Tina Restu S.STP, SAP., MKM
Upaya memberikan kemudahan kepada wajib pajak, BAPENDA Kabupaten Bandung telah memperluas kanal pembayaran PBB-P2 dengan berbasis android. Wajib pajak tidak perlu lagi datang ke Kantor BAPENDA di Soreang. Pembayaran kini dapat dilakukan melalui Bank BJB Digi, outlet, minimarket Alfamart dan Indomaret yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
Bahkan dalam waktu ini, akan diluncurkan aplikasi berbasis android link payment baru menggunakan qris.
“Strategi ini untuk mempermudah wajib pajak di Kabupaten Bandung. Kami memahami mobilitas masyarakat, sehingga kami berusaha memberikan akses pembayaran yang mudah,” tutur Bening.
Selain memperluas akses pembayaran lewat android, BAPENDA juga pro aktif melakukan penyisiran ke desa-desa terpencil dengan membuka loket pembayaran PBB langsung di desa supaya masyarakat di wilayah jauh tidak kesulitan menunaikan kewajibannya.
“Semoga kemudahan yang telah diberikan dalam pembayaran pajak ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, karena pajak diperlukan untuk membiayai pembangunan baik infrastruktur maupun program Bupati Bandung lainnya,” tutupnya. ***
Editor: Aripudin
