SMKN 1 Purwadadi Ciamis Siapkan Generasi Vokasi Ciamis yang Terampil, Berkarakter dan Siap Kerja Dengan Membawa Konsep Pancawaluya: Lulus Terampil, Berbudi Pekerti Luhur

Bidik Ekspres.id | Kab Ciamis

Pendidikan vokasi di Kabupaten Ciamis memasuki babak baru. SMK Negeri 1 Purwadadi, yang resmi berdiri pada 13 Mei 2026 di Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, hadir membawa misi mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi kerja, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia industri.

Sekolah yang masih tergolong baru ini mencoba menjawab persoalan klasik pendidikan vokasi: bagaimana memastikan lulusan SMK tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi benar-benar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Plt. Kepala SMKN 1 Purwadadi, Tohidin, S.Pd., M.Pd., mengatakan sekolahnya menjadikan visi “ISTIMEWA” sebagai arah pengembangan pendidikan. Visi tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
“Kami tidak hanya fokus pada pencapaian akademik dan keterampilan teknis siswa, tetapi juga pada pembentukan karakter unggul. Visi ISTIMEWA ini menjadi arah kompas kami dalam mendidik generasi penerus,” ujar Tohidin.

Sejak awal berdiri, SMKN 1 Purwadadi membuka dua program keahlian yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja.

Pertama, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) yang diarahkan untuk membekali siswa dengan kemampuan perawatan, perbaikan, serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi otomotif.

Kedua, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) yang membekali peserta didik dengan kompetensi di bidang infrastruktur jaringan, sistem komputer hingga teknologi komunikasi digital.

Kedua program tersebut dirancang dengan penguatan pembelajaran praktik. Orientasinya jelas: lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja sekaligus membuka peluang berwirausaha secara mandiri.

Namun, bagi SMKN 1 Purwadadi, kompetensi teknis bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan vokasi.

Di tengah tuntutan industri yang semakin mengedepankan kompetensi sekaligus sikap profesional, sekolah ini mencoba membangun karakter siswa melalui pendekatan budaya lokal Sunda.

Nilai Pancawaluya – Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer – dipadukan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat melalui program pembiasaan positif yang diterapkan dalam aktivitas sekolah sehari-hari.

Program tersebut dikemas dalam kegiatan tematik sepanjang pekan, yaitu:

Senin Berseka, misalnya, diarahkan untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan, kerapian, kesiapan diri dan lingkungan belajar.

Kemudian Selasa BTS (Baca, Tulis, Sampaikan) menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi, berpikir kritis dan berkomunikasi.

Pada Rabu Poe Ibu (Rereongan Sapoe Sarebu), siswa diajak membangun kepedulian sosial melalui kegiatan infak atau sedekah sukarela.

Sementara Pos Kamling (Program Olahraga Sehat Kamis Keliling) menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus kesehatan mental warga sekolah.

Adapun Jumat dikemas melalui Jum’at ASRI—Aman, Sehat, Religius, Indah, yang menekankan aspek spiritual, kedamaian serta kepedulian terhadap lingkungan.

Kehadiran SMKN 1 Purwadadi tentu membawa harapan baru bagi masyarakat di wilayah selatan Ciamis. Namun, status sebagai sekolah baru juga berarti terdapat pekerjaan besar yang harus dibuktikan dalam perjalanan ke depan.

Kualitas lulusan, ketersediaan sarana praktik, kompetensi tenaga pendidik, kemitraan dengan industri serta kemampuan sekolah membaca perubahan teknologi akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah visi tersebut benar-benar terwujud.

Di titik inilah konsep pendidikan vokasi tidak cukup hanya dibangun melalui nama program keahlian. Hubungan yang kuat dengan DUDI, pembelajaran berbasis praktik, sertifikasi kompetensi, budaya kerja dan penyerapan lulusan akan menjadi indikator penting keberhasilan sekolah dalam beberapa tahun mendatang.

SMKN 1 Purwadadi kini memiliki modal awal: dua program keahlian yang relevan, pendekatan pendidikan berbasis karakter dan dukungan masyarakat.

Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa seluruh konsep tersebut mampu menghasilkan lulusan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja, bukan sekadar pintar secara akademik, tetapi juga terampil, berintegritas, adaptif dan siap menghadapi perubahan.

Dengan semangat “ISTIMEWA”, SMKN 1 Purwadadi menargetkan lahirnya generasi yang bukan hanya Pinter dan Singer, tetapi juga Cageur, Bageur dan Bener. Sebuah kombinasi kompetensi dan karakter yang menjadi fondasi pendidikan vokasi di wilayah selatan Kabupaten Ciamis.***

Editor: Wawan Hermanto