Bukan Sekadar Bedah Rumah, Dua RTLH Warga Wonosobo Disulap TNI Jadi Hunian Layak Jelang Penutupan TMMD

Bidik Eksres.id l Wonosobo

Dua rumah warga yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini berubah drastis. Rumah milik Artiyono dan Ratiyo rampung direnovasi melalui program TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0707/Wonosobo, hanya beberapa hari sebelum upacara penutupan pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Yang menarik, pengerjaan tidak sekadar mengejar target fisik. Rumah yang sebelumnya menghadapi persoalan seperti dinding rusak, atap bocor, lantai belum layak hingga sanitasi yang buruk, kini dipoles menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Program RTLH ini menjadi salah satu bagian penting TMMD. Prajurit TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat turun langsung mengerjakan renovasi secara gotong royong.

Bagi Artiyono, perubahan tersebut bukan sekadar bangunan baru. Ada persoalan harga diri dan rasa nyaman keluarga yang ikut berubah.

“Saya sangat senang dan bangga karena rumah saya saat ini sudah layak seperti yang lain. Dulu kami selalu merasa minder melihat rumah tetangga yang lebih baik. Sekarang, berkat bantuan TNI khususnya Kodim 0707/Wonosobo, rumah kami sudah nyaman untuk ditempati,” ungkap Artiyono.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

Namun, di balik keberhasilan dua rumah tersebut, program RTLH juga menyisakan pertanyaan yang lebih besar: berapa banyak rumah warga Wonosobo lainnya yang masih berada dalam kondisi serupa dan menunggu giliran?

Sebab, ketika sebuah keluarga harus bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak, persoalannya bukan lagi sekadar soal tembok, atap atau lantai. Ini menyangkut kelayakan hidup dan martabat warga.

TMMD Sengkuyung Tahap III menjadi bukti bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, persoalan di tingkat desa bisa ditangani secara nyata.

Dua rumah telah selesai. Dua keluarga kini memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

Tetapi pekerjaan belum tentu selesai. Masih ada rumah-rumah lain yang menunggu disentuh program serupa. Dan di situlah keberlanjutan program RTLH patut terus dikawal.***