Krisis Air Mulai Menghimpit Wadaslintang, Polres Wonosobo Turun Tangan Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih

Bidik Ekspres.id l Wonosobo

Alarm krisis air bersih mulai terdengar di sejumlah wilayah Kabupaten Wonosobo. Musim kemarau yang terus berlangsung membuat sebagian warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, mulai kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Wonosobo bergerak cepat menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih pada Selasa (4/8/2026).

Bantuan ini menjadi respons atas kondisi yang mulai dirasakan warga Dusun Bersole, khususnya RT 008 dan RT 009 RW 003, yang terdampak menurunnya ketersediaan air bersih akibat kemarau.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Polres Wonosobo menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kabupaten Wonosobo untuk memastikan distribusi berjalan efektif. Sebanyak 5.000 liter air dialirkan ke toren penampungan umum, sementara 5.000 liter lainnya disalurkan langsung ke tempat penampungan milik warga.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air. Polres Wonosobo akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan pelayanan serta bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Fenomena kekeringan yang mulai meluas menjadi peringatan bahwa dampak musim kemarau tidak hanya mengancam sektor pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan paling mendasar, yakni akses terhadap air bersih. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat apabila wilayah terdampak terus bertambah.

Bagi warga Dusun Bersole, bantuan air bersih tersebut menjadi penyangga sementara untuk memenuhi kebutuhan harian sambil menunggu sumber-sumber air kembali pulih.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi bergaya headline media investigasi nasional yang lebih menggugah perhatian pembaca namun tetap sesuai fakta.***