Cegah Karhutla, Patroli Gabungan Sisir Kawasan Hutan Sidareja Kabupaten Cilacap dan Pasang Himbauan untuk Warga di Kawasan Rawan

Bidik Ekspres.id | Kab Ciamis

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap meningkat saat musim kemarau menjadi perhatian serius aparat di Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap dengan Mengedepankan langkah pencegahan daripada penanganan setelah bencana terjadi, Koramil 11/Sidareja bersama Forkopimcam, Perhutani, Polri, dan Satpol PP menggelar patroli terpadu sekaligus memasang banner imbauan di kawasan yang berpotensi rawan kebakaran, Jumat (31/7/2026).

Patroli dipimpin Serka Joyo Sugiarto bersama tiga anggota Babinsa Koramil 11/Sidareja. Kegiatan tersebut melibatkan unsur lintas sektoral sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat pengawasan kawasan hutan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Serka Joyo Sugiarto dari Koramil 11/Sidareja, Aiptu Dwi Nurdiansyah dari Polsek Sidareja, Wasbir dari Satpol PP, serta Rino selaku Mantri Perhutani.

Tidak hanya melakukan patroli di lapangan, petugas juga memasang banner berisi pesan-pesan pencegahan Karhutla sebagai pengingat kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan.

Komandan Koramil 11/Sidareja, Kapten Inf. Agus Sudarso, menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengantisipasi Karhutla. Menurutnya, menjaga kawasan hutan tidak dapat dibebankan kepada aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan, tidak melakukan pembakaran, dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya titik api. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah Karhutla,” ujar Kapten Inf. Agus Sudarso.

Karhutla bukan hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, mengganggu kesehatan akibat kabut asap, merusak habitat satwa, hingga mengancam keselamatan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Karena itu, patroli terpadu dan edukasi kepada masyarakat menjadi strategi penting untuk menekan potensi terjadinya kebakaran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat berharap sinergi antara TNI, Polri, Perhutani, pemerintah daerah, serta masyarakat terus diperkuat agar ancaman Karhutla dapat dicegah sejak dini dan kelestarian hutan tetap terjaga.***

Editor: Wawan Hermanto