Indonesia Meraih 2 Posisi Podium (1 Gelar Juara) Dalam Turnamen Super 750 Daihatsu Japan Open 2026

Bidik Ekspres.id | Jakarta

Dalam upaya menaikan peringkat dunia, pebulutangkis Indonesia kembali berpartisipasi dalam rangkaian turnamen bulutangkis internasional untuk berbagai level di Mancanegara.

Salah satu turnamen tersebut adalah turnamen Daihatsu Japan Open 2026 dari tanggal 14 s/d 19 Juli 2026 yang baru lalu di Gimnasium Metropolitan, Tokyo, Jepang. Dalam turnamen berhadiah USD 950.000 tersebut Indonesia masih menunjukkan reputasinya di kancah perbulutangkisan internasional.

Hal itu dibuktikan dengan keberhasilannya meraih satu gelar juara, dan satu semifinalis dalam Daihatsu Japan Open 2026 yang ditorehkan oleh pebulutangkis Indonesia. Gelar juara Daihatsu Japan Open 2026 diraih oleh pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda putra.

Ganda putra peringkat dua dunia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke babak final setelah berhasil mengalahkan ganda putra Jepang. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengalahkan peringkat tujuh dunia Takuro Hoki/Yugo Kobayashi melalui pertarungan rubber set dengan skor 21-14, 19-21, 21-18 setelah bertarung marathon dalam waktu satu jam 14 menit yang dimainkan di lapangan satu.

Di final, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang diunggulkan di posisi dua berhadapan dengan ganda putra Korea Selatan yang merupakan unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang dua game langsung dengan skor 21-19, 21-17 setelah bertarung dalam pertarungan selama 45 menit. Atas hasil tersebut, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mendapat tambahan poin sebesar 11.000 poin.

Fajar-Fikri/Juara Ganda Putra Daihatsu Japan Open 2026 (Sumber: pbsi.id)

Sementara satu posisi semifinalis Daihatsu Japan Open 2026 diraih oleh Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri. Tunggal putri peringkat enam dunia Putri Kusuma Wardani lolos ke babak semifinal setelah berhasil mengalahkan tunggal putri Amerika Serikat peringkat 31 Dunia.

Putri Kusuma Wardani berhasil mengalahkan Beiwen Zhang dua set langsung dengan skor 21-6, 21-15 dalam pertarungan singkat selama 29 menit yang dimainkan di lapangan tiga. Namun, Putri Kusuma Wardani harus puas sebagai semifinalis. Di semifinal, unggulan enam Putri Kusuma Wardani, mengalami kekalahan dari tunggal putri Jepang.

Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Akane Yamaguchi yang merupakan unggulan ketiga. Putri Kusuma Wardani menyerah rubber game dengan skor 21-9, 16-21, 14-21 setelah berjuang selama satu jam lima menit yang dimainkan di lapangan satu. Atas hasil tersebut, Putri Kusuma Wardani yang kalah di semifinal, memperoleh tambahan poin sebesar 7700 poin.***

Editor: Dr Raiders Salomon