Genjot PAD, Kolaborasi Bapenda dengan Polresta Bandung dan P3DW Samsat Gelar Operasi Gabungan

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung
Dalam upaya menggenjot dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berkolaborasi dengan Polresta Bandung dan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW)/Samsat menggelar operasi gabungan (Ops. Gab) pemeriksaan pajak kendaraan bermotor, Kamis (9/7/2026).
Menurut Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan Bapenda Kabupaten Bandung, Dudi Durajat, bahwa operasi gabungan merupakan salah satu strategi untuk mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Operasi gabungan as dalah upaya Bapenda yang didukung oleh Polres dan P3DW atau Samsat Wilayah I Soreang untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dan BBNKB,” ujarnya.
Ia menerangkan, kegiatan operasi gabungan pada bulan ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni Selasa, Rabu, dan Kamis, (6-9Juli 2026).
Program serupa akan kembali digelar pada awal Agustus, tepatnya pada tanggal 3, 4, dan 5 Agustus.
Dijelaskan Dudi, pelaksanaan operasi gabungan terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor.
“Alhamdulillah, dari upaya ini pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan cukup mengalami peningkatan. Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak juga semakin baik,” katanya.
Menyangkut capaian selama operasi berlangsung, ujar Dudi, saat ini realisasi penerimaan dari sektor PKB dan BBNKB telah mencapai sekitar 50 persen dari target yang ditetapkan. Ia optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring intensifikasi operasi gabungan dan meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Dudi mengajak masyarakat yang masih memiliki tunggakan pajak kendaraan agar segera memenuhi kewajibannya.
Mengingat pembayaran pajak kendaraan memiliki manfaat besar bagi pembangunan daerah.
“Harapan saya, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari Bapenda, masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
“Oleh sebab hasil dari pajak kendaraan ini kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, termasuk pembangunan dan perbaikan jalan yang menjadi program pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ulasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan karena selain merupakan kewajiban sebagai warga negara, pajak juga menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
“Dengan membayar pajak tepat waktu, masyarakat telah ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. ***
Editor: Aripudin
