Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Kabupaten Bekasi, 60 Pelaku Usaha Tembus Promosi Digital dan Perluas Pasar

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian kepolisian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi panggung nyata bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan. Sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 12 kecamatan turut ambil bagian dalam Bazaar UMKM yang digelar Polres Metro Bekasi di Halaman Museum Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Rabu (24/6).

Kegiatan yang dipadukan dengan Festival Band Pelajar tersebut menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara kini tidak lagi sekadar seremonial, melainkan hadir sebagai ruang kolaborasi yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus mendorong kreativitas generasi muda.

Bazaar UMKM merupakan hasil sinergi antara Polres Metro Bekasi dan Dinas Koperasi serta Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk unggulan mereka secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, yang mewakili Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa keterlibatan puluhan UMKM dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelaku usaha.

“Melalui bazaar ini, para pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM dituntut tidak hanya mengandalkan penjualan konvensional. Transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari apabila ingin bertahan dan berkembang.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran modern yang efektif dan murah.

Menurutnya, media sosial telah membuka peluang yang sangat besar bagi UMKM untuk menjangkau konsumen tanpa batas wilayah. Dengan strategi promosi digital yang tepat, produk lokal memiliki peluang yang sama untuk bersaing dengan produk-produk dari daerah lain bahkan pasar nasional.

Pesan tersebut menjadi edukasi penting bagi para pelaku usaha. Di era digital saat ini, kualitas produk saja tidak cukup. Kemampuan membangun branding, membuat konten kreatif, serta memanfaatkan platform digital menjadi faktor penentu dalam meningkatkan daya saing usaha.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian semata, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin Hari Bhayangkara menjadi momentum yang memberikan dampak positif, baik melalui penguatan ekonomi kreatif maupun pembinaan generasi muda,” ungkapnya.

Kehadiran Festival Band Pelajar yang disandingkan dengan Bazaar UMKM menjadi simbol bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, kepolisian, pelaku usaha hingga generasi muda.

Melalui kegiatan semacam ini, UMKM tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di sisi lain, generasi muda diberikan wadah positif untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi akhirnya menjadi contoh bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika keamanan, ekonomi, dan pemberdayaan generasi muda berjalan beriringan, maka fondasi pembangunan daerah yang kuat dan berkelanjutan akan semakin kokoh.***

Editor: Sugiono
Sumber: Pemkab Bekasi