Pawai Obor 1 Muharam Semarakkan Purwakarta!! Ribuan Warga Purwakarta Padati Jalan, Spirit Hijrah dan Persatuan Menggema

Bidik Ekspres.id | Kab Purwakarta

Ribuan masyarakat memadati ruas jalan utama Kabupaten Purwakarta dalam Pawai Obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang dilepas langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzen didampingi Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi salah satu agenda besar Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menyambut Tahun Baru Islam, sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58.

Pawai mengambil rute dari depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Madukara menuju Perempatan Kantor Pemerintah Daerah Purwakarta. Ribuan peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan membawa obor yang menyala, menciptakan lautan cahaya di sepanjang jalur yang dilalui.

Peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tim drumband, kepala perangkat daerah, Camat Purwakarta, para lurah, hingga para pelajar dan santri dari seluruh wilayah Kecamatan Purwakarta.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Nyala api obor dimaknai sebagai penerang jalan kehidupan sekaligus representasi semangat juang masyarakat yang harus terus menyala dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap peringatan Tahun Baru Islam ini mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang semakin majemuk.

Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, doa pun dipanjatkan agar tahun baru hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Purwakarta, diberikan kesehatan, umur yang panjang, rezeki yang melimpah, serta kemudahan dalam menjalani setiap langkah kehidupan.

Pawai obor telah menjadi tradisi yang hidup di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk syiar Islam sekaligus media mempererat ikatan sosial masyarakat. Ketika ribuan warga berjalan bersama membawa cahaya, pesan yang disampaikan bukan sekadar perayaan pergantian tahun hijriah, melainkan ajakan untuk menjaga persatuan, menumbuhkan optimisme, dan memperkuat semangat gotong royong.

Di Purwakarta, pelaksanaan pawai yang juga bertepatan dengan hari jadi daerah memberikan makna ganda: memperkokoh identitas religius sekaligus menegaskan komitmen masyarakat dan pemerintah untuk terus bergerak maju membangun daerah dengan semangat kebersamaan. Cahaya obor yang menyala menjadi simbol harapan agar Purwakarta terus berkembang, tetap menjaga nilai budaya, serta melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.***

Editor: Redaksi