KDM Turun Tangan, Pasar Ramayana Cikarang Kabupaten Bekasi Akan Ditata Total; Pemkab Bekasi Targetkan Pasar Modern Tradisional Rampung 2027

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai bergerak melakukan penataan kawasan Pasar Ramayana Cikarang yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan tersebut ditargetkan menjadi solusi jangka panjang guna menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh pedagang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, didampingi Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, meninjau langsung kondisi para pedagang di kawasan Pasar Ramayana, Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kamis (11/6).

Dalam kunjungan tersebut, KDM berdialog secara langsung dengan para pedagang yang berjualan di dalam maupun di luar gedung pasar. Fokus utama pembahasan adalah penataan lapak agar lebih tertib, merata, dan mampu memberikan kesempatan usaha yang sama bagi seluruh pedagang.

Menurut KDM, keberadaan pasar tradisional harus tetap menjadi denyut utama ekonomi rakyat. Namun, pengelolaannya harus dilakukan secara baik agar tidak menimbulkan kesemrawutan yang pada akhirnya merugikan pedagang maupun masyarakat.

Penataan pasar, lanjutnya, bukan sekadar memindahkan lapak, tetapi menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, tertata, dan mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi pun berkomitmen menjalankan proses penataan secara bertahap dengan pendekatan humanis. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan para pedagang tetap terakomodasi tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat sebagai pengguna fasilitas publik.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa pembangunan dan penataan pasar tradisional merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak hanya mencari solusi sesaat. Kami menyiapkan langkah jangka panjang agar kawasan ini dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih representatif dan mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak,” ujarnya.

Asep menjelaskan, Pemkab Bekasi telah menyiapkan sejumlah program strategis sebagai solusi permanen. Salah satunya adalah pembangunan dan penataan menyeluruh kawasan pasar yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2027.

Melalui program tersebut, para pedagang nantinya akan memperoleh tempat usaha yang lebih layak, sementara masyarakat dapat menikmati lingkungan pasar yang tertib, aman, bersih, dan nyaman.

Penataan Pasar Ramayana Cikarang diharapkan menjadi titik awal transformasi pasar tradisional di Kabupaten Bekasi, sehingga mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern tanpa meninggalkan karakter dan fungsi sosialnya sebagai ruang interaksi masyarakat.***

Editor: Sugiono
Sumber: Pemkab Bekasi