KADIN Kabupaten Bandung Dorong HIPMI jadi Motor Penggerak Entrepreneur Muda yang Tangguh

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Momentum Muscablub I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung sebagai penguatan kader dan motor penggerak entrepreneur (wirausaha) muda yang tangguh serta mendorong Mikro Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang dalam iklim usaha yang sehat.

Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengurus Cabang Kamar Dagang dan Industri (BPC Kadin) Kabupaten Bandung terpilih, Mohamad Iqbal, saat menghadiri kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung pada Minggu (7/6/2026) di Ballroom lantai 9 Karawitan Hotel Grand Sunshine, Soreang.

Dirinya menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Muscablub yang dibuka langsung Bupati Bandung, Dr. H. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si., mengingat peran HIPMI bersama KADIN adalah mitra strategis pemerintah daerah.

“HIPMI merupakan induk organisasi berhimpunnya para pengusaha muda diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang progresif serta mendorong para pelaku UMKM naik kelas, berkembang dan berdaya saing,” tuturnya.

Menurutnya, KADIN sebagai organisasi induk, dalam mengeksekusi berbagai program kerja tentunya membutuhkan kehadiran, bantuan, support dari rekan-rekan HIPMI.

“Misalnya, ​program strategis KADIN dalam mencetak wirausaha muda pemula dan pembinaan UMKM, peran HIPMI dibutuhkan untuk mengimplementasikan program tersebut bersama-sama dilapangan,” ujarnya.

Selain itu, tambah Mohamad Iqbal, sinergi antara KADIN dengan HIPMI akan melahirkan inovasi, terobosan berbentuk program dan aksi nyata, serta dalam implementasinya berjalan baik, merata, dan berkelanjutan.

​”Nah, bersama HIPMI, kami bisa berinovasi dengan membuat program berkelanjutan yang manfaatnya bisa merata dirasakan masyarakat, bukan hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang saja,” tandasnya.

​Ia berharap kolaborasi dan sinergi antara KADIN, HIPMI, dengan Pemerintah Kabupaten Bandung mampu melahirkan iklim usaha sehat dan ekosistem inklusif guna memperkuat kaderisasi dan mencetak pengusaha muda baru tangguh, berdaya saing baik nasional maupun internasional. ***

Editor: Aripudin