Konsolidasi Internal, DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bandung Tegaskan Komitmen dan Militansi Menuju Perubahan Indonesia Lebih Baik

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung
Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bandung terus memperkuat fondasi organisasi hingga tingkat akar rumput. Menjelang terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat se-Kabupaten Bandung menggelar konsolidasi internal besar-besaran yang melibatkan pengurus dari 31 kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung di Villa Husna, Kampung Cijengkol, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (1/6/2026), menjadi momentum strategis untuk memastikan kesiapan struktur organisasi sekaligus menguji soliditas kader dan pengurus dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Muhammad Sidin, Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Jawa Barat Deden Rumaji yang diwakili Wakil Ketua DPW Tarma Irmansyah, Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bandung Firmansyah Mujahid, Sekretaris DPD Herman Al Anshari, Bendahara Darwin, jajaran pengurus DPC dari 31 kecamatan, serta perwakilan DPD dari Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Tasikmalaya.
Mengusung tema “Membangun Komitmen, Militansi Kader, Pengurus untuk Perjuangan yang Berintegritas”, konsolidasi tersebut menegaskan keseriusan Partai Gerakan Rakyat dalam membangun kekuatan organisasi dari tingkat daerah hingga tingkat kecamatan menjelang keluarnya SK Kementerian Hukum.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Jawa Barat, Tarma Irmansyah, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat DPD Kabupaten Bandung yang dinilai berhasil membangun struktur kepengurusan secara masif dalam waktu relatif singkat.
“Ini luar biasa. Kami bangga karena hanya dalam waktu singkat DPD Kabupaten Bandung mampu membentuk kepengurusan hingga tingkat DPC kecamatan. Bahkan beberapa DPRt di tingkat desa juga sudah terbentuk,” ujar Tarma.

Menurutnya, lahirnya Gerakan Rakyat tidak dapat dilepaskan dari semangat para relawan Anies Baswedan yang selama ini bergerak secara sukarela dan gotong royong untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.
“Semangat militansi dan gotong royong yang ditunjukkan pengurus, kader, dan simpatisan di Kabupaten Bandung patut menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat. Kami berharap seluruh ikhtiar ini berjalan lancar hingga Partai Gerakan Rakyat dapat mengikuti Pemilu 2029,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bandung, Firmansyah Mujahid, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan dan mengajukan persyaratan administrasi 31 DPC se-Kabupaten Bandung kepada Kementerian Hukum melalui DPW Jawa Barat.
Ia menjelaskan, saat ini seluruh struktur partai dari tingkat daerah hingga cabang di berbagai wilayah Indonesia tengah mempersiapkan dokumen dan susunan kepengurusan sebagai syarat penerbitan SK Kementerian Hukum secara nasional.
“DPD Kabupaten Bandung sudah mengajukan seluruh persyaratan yang diperlukan. Kami optimistis proses ini berjalan sesuai tahapan dan berharap sekitar Juli 2026 SK Kementerian Hukum untuk Partai Gerakan Rakyat sudah terbit,” ungkapnya.
Firmansyah menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap Partai Gerakan Rakyat terus meningkat. Banyak relawan, simpatisan, hingga warga Kabupaten Bandung yang mulai bergabung karena tertarik dengan semangat perubahan yang dibangun melalui kerja kolektif dan budaya gotong royong.
Bahkan, kata dia, pelaksanaan konsolidasi internal tersebut sepenuhnya dilaksanakan secara swadaya oleh para pengurus dan anggota.
“Kegiatan hari ini dilaksanakan secara gotong royong. Semua berkontribusi sesuai kemampuan. Mereka datang dengan kesadaran sendiri tanpa dibayar atau diberikan ongkos perjalanan. Ini bukti nyata semangat perjuangan yang tumbuh dari bawah,” tegasnya.
Konsolidasi internal ini menjadi sinyal kuat bahwa Partai Gerakan Rakyat tengah mempersiapkan mesin organisasi secara serius. Dengan struktur yang terus menguat hingga tingkat kecamatan dan desa, partai yang lahir dari semangat relawan perubahan itu optimistis mampu menjadi kekuatan politik baru yang siap berkompetisi pada Pemilu 2029 sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat.***
Editor: Aripudin
