Raja Salman Bin Abdulaziz Tunjuk Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Al-Hudaify Sampaikan Khutbah Arafah 1447 H, Jutaan Jemaah Bersiap Saksikan Momen Puncak Haji

Bidik Ekspres.id | Arab Saudi
Pemerintah Arab Saudi melalui Raja Salman bin Abdulaziz resmi menunjuk Syekh Dr. Ali Al-Hudaify untuk menyampaikan Khutbah Arafah pada musim Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Namirah.
Khutbah paling sakral dalam rangkaian ibadah haji itu akan digelar pada 9 Zulhijah 1447 H atau bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026, saat jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia menjalani wukuf di Padang Arafah.
Penunjukan Imam Senior Masjid Nabawi tersebut menjadi perhatian luas umat Islam dunia. Pasalnya, Khutbah Arafah bukan sekadar ceramah keagamaan biasa, melainkan bagian inti dari prosesi haji yang sarat pesan spiritual, persatuan, dan kemanusiaan.
Dalam tradisi haji, khutbah disampaikan menjelang pelaksanaan salat Zuhur dan Asar yang dijamak di hari wukuf. Setelah khutbah selesai, khatib juga akan memimpin langsung salat jamak di Masjid Namirah yang dipenuhi jutaan jemaah.
Khutbah Arafah memiliki nilai historis yang sangat kuat karena berkaitan langsung dengan Khutbah Wada atau khutbah perpisahan Rasulullah SAW saat menjalankan haji terakhir beliau.
Imam Senior Masjid Nabawi, Syekh Dr. Ali Al-Hudaify
Dari mimbar Arafah, pesan-pesan universal Islam tentang tauhid, persaudaraan umat, larangan menumpahkan darah sesama Muslim, menjaga kehormatan manusia, hingga seruan memperbanyak taubat dan doa kembali digaungkan setiap tahun.
Masjid Namirah sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi paling bersejarah dalam pelaksanaan ibadah haji. Tempat tersebut diyakini sebagai area persinggahan Rasulullah SAW sebelum menyampaikan khutbah terakhir beliau di Arafah. Hingga kini, kawasan sekitar masjid selalu dipadati jutaan jemaah yang ingin menyaksikan langsung khutbah puncak haji tersebut.
Sosok Syekh Dr. Ali Al-Hudaify dikenal luas di dunia Islam sebagai imam dengan bacaan Al-Qur’an yang tenang, khas, dan penuh kekhusyukan. Ia telah menjadi imam Masjid Nabawi sejak 1979 dan termasuk salah satu imam senior paling berpengaruh di dua tanah suci Haramain.
Khutbah Arafah tahun ini juga diperkirakan kembali disiarkan secara langsung ke berbagai negara dan diterjemahkan ke banyak bahasa dunia. Siaran tersebut menjadi bagian dari upaya Arab Saudi menjangkau umat Islam global agar dapat mengikuti pesan-pesan Arafah secara serentak dari berbagai penjuru dunia.***
Editor: Redaksi
