Kepala Bapenda Erwan KH Dampingi KDS Buka Sosialisasi dan Kolaborasi Optimalisasi Penerimaan Daerah melalui Opsen PKB dan Opsen BBN-KB, Fokus Bangun Infrastruktur Jalan

Bidik Ekspres.id | Kab bandung
KABUPATEN BANDUNG — Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan demi mendukung aktivitas masyarakat, pelaku UMKM, pengusaha, hingga sektor pariwisata di Kabupaten Bandung.
Menurut KDS, anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jalan akan difokuskan dari penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).
Hal tersebut disampaikan KDS yang didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Erwan Kusuma Hermawan (KH) saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Kolaborasi Optimalisasi Penerimaan Daerah melalui Opsen PKB dan Opsen BBN-KB yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Angkutan Indonesia Club (AIC) Nusantara di Dome Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/5/2026).

KDS menyebutkan, ruas jalan kabupaten yang tersebar di 31 kecamatan memiliki panjang sekitar 1.500 kilometer. Selama masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah memperbaiki jalan sepanjang kurang lebih 1.100 kilometer.
“Sisanya sekitar 400 kilometer lagi akan segera kami perbaiki demi kenyamanan masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar KDS.
Ia menambahkan, pendapatan dari PKB dan BBN-KB akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.
“Anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jalan akan kami fokuskan dari PKB dan BBN-KB,” katanya.
KDS berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor semakin meningkat. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
Untuk pembangunan infrastruktur jalan, kata KDS, dibutuhkan anggaran minimal Rp300 miliar. Sementara untuk memperbaiki infrastruktur jalan hingga mencapai kondisi 100 persen mantap, diperlukan anggaran sekitar Rp1,3 triliun.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Hermawan selaku ketua penyelenggara kegiatan menjelaskan, sosialisasi dan kolaborasi optimalisasi pendapatan daerah melalui PKB dan BBN-KB tersebut diikuti sekitar 300 peserta.
Menurut Erwan, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.
“Semakin tinggi kesadaran masyarakat membayar pajak, maka akan semakin meningkat pula Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bandung,” ujarnya. ***
Editor: Aripudin
