Ukir Sejarah Hattrick, Persib Kunci Gelar Juara Super League 2025/26, Bojan Hodak Dinobatkan Pelatih Terbaik

Bidik Ekspres.id | Bandung
Persib Bandung memastikan diri mempertahankan gelar juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Hasil 0-0 itu cukup mengantar Maung Bandung mengunci titel tertinggi kompetisi sepak bola nasional musim ini.
Pantauan dari Bandung Command Center menunjukkan atmosfer GBLA langsung pecah beberapa detik setelah peluit panjang dibunyikan. Ribuan suporter Persib merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka mempertahankan mahkota juara di hadapan publik sendiri.
Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, Persib justru kesulitan membongkar pertahanan rapat Persijap. Beckham Putra dan kolega gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta sejak awal laga.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-43, Rendi Saepul nyaris membungkam publik GBLA lewat sepakan keras dari sudut sempit. Namun, penyelamatan gemilang Teja Paku Alam membuat gawang Persib tetap aman.
Skor kaca mata bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, tekanan Persib semakin intens. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke lini pertahanan Persijap. Namun rapatnya barisan belakang tim tamu membuat Maung Bandung gagal mencetak gol hingga laga berakhir.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang itu tetap menjadi penegas dominasi Persib di musim ini.

Seusai pertandingan, panitia penyelenggara juga mengumumkan daftar penghargaan individu Super League 2025/2026. Borneo FC Samarinda tampil mendominasi penghargaan individual setelah menutup musim sebagai runner-up sekaligus meraih predikat Tim Fair Play.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, dinobatkan sebagai Coach of The Season berkat keberhasilannya membawa Persib kembali menjadi juara. Sementara penghargaan Player of The Season jatuh kepada striker asing Borneo FC, Mariano Peralta.
Penyerang asal Argentina berusia 28 tahun itu tampil impresif sepanjang musim dengan catatan 20 gol dan 12 assist dari 34 pertandingan bersama Pesut Etam.
Dominasi Borneo FC juga terlihat lewat penghargaan penjaga gawang terbaik yang diraih Nadeo Argawinata.
Sementara itu, gelar top skor menjadi milik penyerang Malut United, David da Silva, setelah membukukan 23 gol dan lima assist sepanjang musim.
Penghargaan pemain muda terbaik diraih bek sayap Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas. Sedangkan penghargaan gol terbaik musim ini jatuh kepada pemain PSIM Yogyakarta, Muhammad Iqbal.
Kelompok suporter Borneo FC, Pusamania, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tim kebanggaan Samarinda tersebut. Mereka menilai dominasi pemain dan pelatih Borneo FC dalam daftar penghargaan menjadi bukti konsistensi serta kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim kompetisi.***
