Kodim 0707/Wonosobo Siaga Tempur Hadapi Bencana, Simulasi Evakuasi Banjir dan Longsor Digelar Dramatis

Bidik Ekspres.id l Wonosobo
Ancaman banjir dan tanah longsor yang terus menghantui wilayah pegunungan Wonosobo membuat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan. Melalui Latihan Aplikasi Sistem Blok, prajurit TNI diterjunkan langsung dalam simulasi penanggulangan bencana alam di Dusun Sidojoyo, Kelurahan Pagerkukuh, Wonosobo. Rabu 20/05
Latihan ini bukan sekadar rutinitas lapangan. Seluruh kekuatan Kodim mulai dari Perwira Staf, Danramil jajaran, hingga Bintara dan Tamtama dilibatkan dalam skenario darurat yang dirancang menyerupai kondisi nyata saat bencana terjadi. BPBD dan unsur lintas sektor turut diterjunkan guna membangun koordinasi cepat saat situasi genting.
Pasi Ops Kodim 0707/Wonosobo, Lettu Cba Sutardi, menegaskan bahwa latihan ini menjadi langkah strategis menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa melanda wilayah Wonosobo.
“Latihan ini bukan hanya soal teknik penyelamatan, tetapi juga membangun pola koordinasi terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Prajurit harus siap bergerak cepat ketika rakyat membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Sejumlah simulasi dilakukan secara intensif, mulai dari penyuluhan pencegahan banjir kepada warga, pendirian posko darurat, hingga proses evakuasi korban bencana. Salah satu adegan paling menyita perhatian terjadi saat simulasi penyelamatan korban banjir di aliran sungai. Personel gabungan terlihat sigap mengevakuasi korban menggunakan peralatan khusus di tengah arus deras yang diskenariokan menyerupai kondisi nyata.
Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos., menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana merupakan bagian penting dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang menjadi tugas TNI di tengah masyarakat.
“Bencana tidak mengenal waktu. Karena itu prajurit harus selalu siap, terlatih, dan mampu bergerak cepat dalam membantu masyarakat. Kesiapan adalah senjata utama,” tegas Dandim.
Menurutnya, sasaran utama latihan ini adalah membangun konsep strategis penanggulangan bencana yang efektif, terpadu, dan dapat diterapkan kapan saja saat kondisi darurat terjadi.
Kodim 0707/Wonosobo juga menggandeng berbagai instansi terkait sebagai narasumber guna memperkuat kemampuan personel dalam mitigasi dan penanganan bencana. Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Di tengah meningkatnya ancaman cuaca ekstrem di wilayah pegunungan, latihan ini menjadi pesan tegas bahwa kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan yang harus terus diperkuat demi keselamatan warga Wonosobo.***
