Dandim Wonosobo Kawal Langsung “Koperasi Merah Putih”, Prabowo Kirim Sinyal Kuat Bangun Ekonomi Desa dari Akar Rumput

Bidik Ekspres.id l Wonosobo

Langkah besar penguatan ekonomi desa mulai digerakkan. Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos mengikuti launching operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui video conference dari Desa Kuripan, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni virtual biasa. Di tengah tekanan ekonomi masyarakat desa, pemerintah pusat mulai menggerakkan kekuatan ekonomi berbasis rakyat melalui koperasi yang digadang-gadang menjadi “senjata baru” kebangkitan ekonomi nasional dari level paling bawah.

Launching 1.061 Koperasi Merah Putih dilakukan serentak di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini disebut sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa, sekaligus memutus ketergantungan warga terhadap sistem ekonomi yang selama ini dinilai belum sepenuhnya berpihak pada rakyat kecil.

Dalam sambungan daringnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar wadah usaha, melainkan alat perjuangan ekonomi rakyat.

“Koperasi adalah alat perjuangan ekonomi rakyat. Jika desa kuat dan masyarakat sejahtera, maka bangsa Indonesia juga akan semakin kuat,” tegas Presiden.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah serius membangun fondasi ekonomi nasional langsung dari desa, bukan hanya bertumpu pada kota dan industri besar.

Di Wonosobo, kehadiran TNI dalam pengawalan program ini juga menjadi sorotan. Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno menegaskan bahwa jajaran TNI tidak hanya hadir dalam urusan pertahanan, tetapi juga ikut memastikan program strategis pemerintah benar-benar berjalan hingga menyentuh masyarakat bawah.

“Kami akan terus mendukung program pemerintah yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Ini langkah penting membangkitkan ekonomi rakyat melalui koperasi desa,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat mulai diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan secara nyata di lapangan.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan operasional Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Ia menilai koperasi tersebut berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.

“Kami berharap koperasi ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu mendorong ekonomi warga agar lebih mandiri,” ungkapnya.

Menariknya, warga Desa Kuripan menyambut launching koperasi dengan antusias. Di tengah tantangan ekonomi dan naiknya kebutuhan hidup masyarakat desa, kehadiran Koperasi Merah Putih dianggap membawa harapan baru untuk memperkuat usaha kecil, membuka akses permodalan, hingga meningkatkan kesejahteraan warga.

Kini publik menanti, apakah program besar ini benar-benar mampu menjadi solusi nyata ekonomi rakyat, atau hanya berhenti sebagai agenda seremonial semata. Namun satu hal mulai terlihat jelas: pemerintah pusat sedang mengarahkan perhatian serius ke desa sebagai pusat kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan.***