Bareskrim Bongkar Jejak Uang Judi Online Internasional di Jakarta, PPATK Turun Tangan Kejar Otak Sindikat

Bidik Ekspres.id | Jakarta
Badan Reserse Kriminal Polri bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mulai memburu aliran dana sindikat judi online internasional yang diduga beroperasi dari kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Aparat kini membidik sosok utama di balik jaringan lintas negara tersebut, termasuk para pemodal dan pihak yang menyediakan fasilitas operasional.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menegaskan penyelidikan tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan. Polisi kini fokus membongkar struktur utama jaringan, terutama aliran uang yang diduga mengalir dalam jumlah besar dan melibatkan banyak pihak.
“Masih dilakukan penelusuran dan pendalaman. Kami terus berkoordinasi dengan PPATK serta stakeholder terkait lainnya,” kata Wira kepada wartawan, Senin (11/5).
Langkah pelacakan transaksi keuangan dinilai menjadi kunci untuk membuka tabir siapa sebenarnya otak di balik operasi judi online internasional tersebut. Aparat menduga ada jaringan pendanaan yang terorganisir, termasuk sponsor, penyandang dana, hingga pihak yang menyediakan gedung dan fasilitas penunjang operasional.

Menurut Brigjen Wira, penyidik tengah menelusuri seluruh rantai pendukung sindikat, mulai dari aliran dana masuk dan keluar, penyewa gedung, hingga pihak yang memfasilitasi aktivitas para pelaku di Jakarta.
“Termasuk melakukan penelusuran terhadap siapa yang menyewa, sponsor, dan yang menyediakan sarana dan prasarana bagi para pelaku,” tegasnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena sindikat diduga menjalankan operasi dari pusat bisnis di ibu kota dengan sistem terstruktur dan berskala internasional. Fakta tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan terhadap aktivitas bisnis dan perputaran dana mencurigakan di kawasan komersial Jakarta.
Keterlibatan PPATK dalam penyelidikan memperlihatkan bahwa aparat tidak hanya mengejar pelaku teknis, tetapi juga berupaya memutus jalur pendanaan yang selama ini menjadi napas utama industri judi online ilegal.
Bareskrim memastikan pengembangan kasus masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru, termasuk pihak-pihak yang selama ini berada di balik layar operasi judi online tersebut.***
Editor: Redaksi
