Jenderal “Pemberantas Kejahatan” Masuk Jawa Barat, Kapolri Tunjuk Irjen Pipit Rismanto Gantikan Irjen Rudi Setiawan

Bidik Ekspres.id | Bandun
Kapolri Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Irjen Pol Pipit Rismanto sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam mutasi besar-besaran jajaran perwira tinggi Polri tahun 2026.
Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia itu dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat yang selama ini menghadapi kompleksitas persoalan kriminalitas, premanisme hingga kejahatan terorganisir.
Penunjukan Irjen Pipit Rismanto tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor ST/960/KEP./2026 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri pada 7 Mei 2026. Dalam telegram tersebut, Irjen Pipit resmi menggantikan Rudi Setiawan yang dimutasi menjadi Perwira Tinggi Bareskrim Polri.
Sosok Irjen Pipit bukan nama baru di dunia reserse dan penegakan hukum. Jenderal bintang dua itu dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam bidang kriminal dan investigasi. Sebelum dipercaya memimpin Kepolisian Daerah Jawa Barat, ia menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat dan dinilai berhasil menangani berbagai kasus strategis yang menjadi perhatian publik.
Irjen Pol Pipit Rismanto, Kapolda Jabar
Masuknya Irjen Pipit ke Jawa Barat memunculkan harapan baru terhadap penanganan berbagai persoalan hukum di Bumi Pasundan. Publik menaruh ekspektasi besar agar kepemimpinan baru di Polda Jabar mampu menghadirkan penegakan hukum yang lebih tegas, bersih, profesional dan berpihak kepada masyarakat.
Mutasi tersebut juga menjadi sinyal kuat adanya penyegaran di tubuh Polri dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Pergantian pejabat strategis dilakukan untuk memperkuat soliditas institusi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (9/5).
Dengan bergantinya Kapolda Jawa Barat, sorotan kini tertuju kepada langkah awal Irjen Pipit Rismanto dalam membangun strategi penegakan hukum di salah satu wilayah terpadat dan paling strategis di Indonesia. Publik menanti gebrakan nyata, bukan sekadar pergantian jabatan semata.***
Editor: Sugiono
Sumber: Penmas Polri
