Dari Dinding Lapuk ke Tembok Kokoh: Air Mata Suposo Pecah, TMMD Ubah Nasib dalam Sekejap

Bidik Ekspres.id l Wonosobo

Impian yang selama ini hanya bisa dipendam, akhirnya benar-benar berdiri kokoh di depan mata. Suposo, warga Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya yang dulu rapuh kini menjelma menjadi bangunan layak huni berkat program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026.

Dulu, rumah Suposo hanya berdinding kayu lapuk yang tak mampu menahan dingin dan hujan. Kini, dinding tembok berdiri kuat. Bukan sekadar perubahan fisik—ini adalah perubahan hidup.

“Ini seperti mimpi. Dulu kalau hujan pasti bocor, sekarang sudah kuat dan aman. Saya benar-benar tidak menyangka bisa seperti ini,” ucap Suposo dengan mata berkaca-kaca saat proses pengacian selesai.

Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ini bukan sekadar proyek pembangunan. Ini adalah jawaban atas harapan warga kecil yang selama ini terabaikan. Di Desa Grugu, perubahan itu nyata dan cepat.

Lebih dari sekadar membangun, kehadiran prajurit TNI dari Kodim 0707/Wonosobo menjadi simbol kekuatan dan kepedulian.

Mereka tidak hanya bekerja, tapi menyatu dengan rakyat mengangkat semen, memasang bata, hingga memastikan setiap sudut rumah berdiri dengan kokoh.

“Yang membangun ini bukan orang biasa, ini prajurit TNI—benteng negara. Kami bangga dan terharu. Mereka kerja cepat, rapi, dan penuh hati,” tegas Suposo.

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 terus bergerak. Tak hanya membangun rumah, tapi juga menanam harapan, memperkuat kepercayaan, dan menghadirkan negara secara nyata di tengah masyarakat.

Kini, Suposo tinggal selangkah lagi menempati rumah barunya. Sebuah rumah yang bukan hanya berdinding tembok, tapi juga berdiri di atas gotong royong, kepedulian, dan pengabdian tanpa pamrih.