Surga Alam Curug Citambur Cianjur Ternoda!! Pengelolaan Dipertanyakan Pungutan Tanpa Bukti Akses Jalan Memprihatinkan

Bidik Ekspres.id | Kab Cianjur
Keindahan alam Curug Citambur, air terjun setinggi sekitar 130 meter yang terletak di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi sorotan. Bukan hanya karena panorama tebing curam, debit air deras, dan kabut tipis yang memikat, tetapi juga karena dugaan praktik pengelolaan yang dinilai tidak transparan serta kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.
Pada Sabtu (2/5), sejumlah pengunjung mengaku dikenakan tarif masuk sebesar Rp15 ribu per orang. Namun, ironisnya, petugas di pintu masuk tidak memberikan tiket atau karcis resmi sebagai bukti pembayaran. Hal serupa juga terjadi pada pungutan parkir kendaraan, di mana pengunjung tetap diminta membayar tanpa disertai bukti transaksi.
“Masuk bayar, parkir juga bayar, tapi tidak ada karcis sama sekali. Jadi kami tidak tahu ini resmi atau tidak,” ujar salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi pengelolaan destinasi wisata yang seharusnya menjadi aset unggulan daerah. Minimnya akuntabilitas dinilai berpotensi merugikan pengunjung sekaligus mencoreng citra pariwisata lokal.
Tak hanya soal tiket, keluhan juga mengemuka terkait akses jalan menuju lokasi. Jalan sepanjang kurang lebih 500 meter dari pintu masuk hingga area parkir dilaporkan dalam kondisi rusak dan belum tersentuh perbaikan signifikan. Permukaan jalan yang hanya dilapisi batu-batu yang menonjol dan cukup besar membuat kendaraan, khususnya mobil kecil, harus melaju dengan ekstra hati-hati.
“Jalannya rusak parah, batu besar semua. Mobil saya hampir nyangkut. Harusnya kalau sudah tarik tiket, fasilitas dasar seperti jalan diperhatikan,” keluh pengunjung lainnya.
Akses jalan sepanjang 500 meter yang rusak parah. Pengelola wisata dan Perhutani didesak segera berbenah agar potensi destinasi unggulan Cianjur tak terus tercoreng.
Kondisi ini dinilai kontras dengan potensi besar Curug Citambur sebagai destinasi wisata alam unggulan di Cianjur Selatan. Dengan karakteristik tiga tingkatan air terjun dan debit air yang besar, kawasan ini sejatinya memiliki daya tarik kuat untuk wisatawan domestik maupun luar daerah.
Para pengunjung pun mendesak pengelola objek wisata bersama Perum Perhutani KPH Cianjur untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh, khususnya pada akses jalan dan sistem pengelolaan tiket yang transparan dan profesional.
“Jangan hanya menarik tiket, tapi fasilitas dibiarkan memprihatinkan. Kalau dikelola serius, tempat ini bisa jadi destinasi kelas nasional,” tegas salah satu wisatawan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun Perhutani terkait keluhan tersebut. Namun, desakan publik kian menguat agar perbaikan segera dilakukan demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan wisatawan.***
