Ditinggal ke Sawah, Api Tungku Hanguskan Dua Rumah di Kertek — Alarm Bahaya Dapur Tradisional Tanpa Pengawasan

Bidik Ekspres.id l Wonosobo

Kebakaran yang meludeskan dua rumah di Dusun Gosono, Karangluhur, Kertek, Jumat (17/4), membuka fakta serius: praktik memasak dengan tungku tanpa pengawasan masih jadi bom waktu di permukiman padat.

Sumber api diduga berasal dari tungku yang masih menyala saat ditinggal pemilik ke sawah. Api kemudian menyambar tumpukan kayu bakar di atasnya—indikasi adanya penataan bahan mudah terbakar yang berisiko tinggi di dalam rumah.

Kobaran cepat membesar dan merembet melalui atap, menandakan material bangunan dan jarak antar rumah yang minim sekat tahan api mempercepat penyebaran.

Meski warga sigap dan damkar datang dengan tiga unit armada, fakta bahwa api baru bisa dijinakkan dalam satu jam menimbulkan pertanyaan:

Apakah akses air dan alat pemadam awal (APAR) tersedia di lingkungan?

Adakah edukasi rutin soal keamanan tungku tradisional bagi warga?

Seberapa siap desa menghadapi kebakaran di siang hari saat banyak rumah kosong?

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp700 juta. Peristiwa ini mempertegas bahwa kebakaran rumah akibat tungku bukan insiden tunggal, melainkan pola berulang yang belum ditangani serius.***