Tekan Pengangguran, Pemkot Bandung Gaspol Padat Karya: Sebanyak 8.592 Tenaga Kerja Diserap di 2026

Bidik Ekspres.id | Bandung

Pemerintah Kota Bandung kembali menggulirkan program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran sepanjang tahun 2026.

Program padat karya tersebut ditegaskan bukan sekadar bantuan sosial, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan kerja secara langsung. Peserta yang terlibat akan dikontrak selama 10 hari untuk melaksanakan pekerjaan berbasis lingkungan di wilayah masing-masing.

Selain itu, Pemkot Bandung juga menggenjot pelatihan berbasis kompetensi yang menyasar masyarakat, khususnya lulusan sekolah yang belum mendapatkan pekerjaan. Program ini dirancang selaras dengan kebutuhan dunia industri dan usaha, sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung menargetkan penyerapan sebanyak 8.592 tenaga kerja melalui program padat karya tematik. Rinciannya, sebanyak 6.210 tenaga kerja berasal dari usulan Musrenbang, 1.950 orang dari hasil reses, dan 432 orang dari program reguler.

Para peserta akan menerima upah harian sebesar Rp175.061. Selain itu, mereka juga mendapatkan fasilitas makan, perlengkapan kerja, serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah berharap program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan kombinasi antara padat karya dan pelatihan berbasis kompetensi, Pemkot Bandung optimistis dapat menciptakan peluang kerja yang lebih luas serta mendorong kemandirian ekonomi warga di tengah tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif.***

Editor: Redaksi