Forkopimda Kabupaten Bekasi Cek Posko Terpadu Mudik di Kawasan Gedung Juang, Pastikan Layanan Siap Hadapi Lonjakan H-3 Lebaran

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau Posko Terpadu Mudik di kawasan Museum Gedung Juang 45, Selasa 17/3.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan serta fasilitas penunjang bagi pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi menjelang arus puncak Lebaran.

Dalam keterangannya, Asep menegaskan bahwa pengecekan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek lalu lintas, tetapi juga kesiapan fasilitas pendukung di lapangan. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh layanan berjalan optimal demi kenyamanan dan keselamatan pemudik.
“Pengecekan ini mencakup kesiapan lalu lintas dan fasilitas. Kami ingin memastikan seluruhnya siap melayani pemudik,” ujarnya.

Posko Terpadu Mudik tersebut dilengkapi berbagai layanan, mulai dari pos pelayanan dan kesehatan hingga dukungan lintas instansi, termasuk asuransi dan sektor perbankan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Asep juga menekankan pentingnya keberadaan titik istirahat bagi pemudik guna mengantisipasi kelelahan selama perjalanan jauh. Menurutnya, fasilitas istirahat yang memadai menjadi faktor krusial dalam menekan risiko kecelakaan.
“Kami tidak ingin pemudik kelelahan tanpa tempat istirahat. Pos ini disiapkan sebagai ruang aman untuk beristirahat,” katanya.

Berdasarkan pantauan sementara, arus lalu lintas di wilayah Bekasi masih relatif lancar dengan kecepatan rata-rata sekitar 40 kilometer per jam. Namun, pemerintah memprediksi lonjakan volume kendaraan akan terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan, mendekati puncak arus mudik H-3 hingga H-2 Lebaran.
“Puncak arus belum terjadi. Biasanya peningkatan signifikan mulai terasa dalam satu hingga dua hari ke depan, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyoroti keberadaan putar arah ilegal yang berpotensi memicu kemacetan dan kecelakaan. Penertiban terhadap titik-titik tersebut dipastikan akan dilakukan secara tegas.
“Putar arah ilegal akan ditutup untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan,” tegas Asep.

Sejalan dengan itu, Kapolres Metro Bekasi Sumarni mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri saat kelelahan selama perjalanan mudik. Ia meminta pemudik memanfaatkan pos terpadu, pos pengamanan, maupun rest area yang telah disediakan.
“Kami mengimbau pemudik untuk beristirahat jika lelah. Fasilitas sudah kami siapkan untuk kenyamanan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, posko mudik di wilayah Bekasi telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti makanan dan minuman ringan, tempat ibadah, area bermain anak, ruang laktasi, hingga sarana hiburan.

Selain itu, kepolisian juga mengingatkan pemudik agar tidak berhenti di bahu jalan, khususnya di ruas tol, karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.
“Gunakan rest area atau pos resmi untuk beristirahat. Bahu jalan bukan tempat berhenti dan sangat berbahaya,” tegasnya.***

Editor: Sugiono
Sumber: Pemkab Bekasi