Kumpulkan Para Wartawan di Rumdin, Bupati Bandung Sampaikan Ini

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang didampingi Wakil Bupati Ali Syakieb dan Kadiskominfo Teguh Purwayadi memaparkan berbagai upaya dan langkah yang telah ditempuh Pemerintah Kabupaten Bandung jelang lebaran mulai dari operasi pasar murah, hingga persiapan lebaran dan mudik.

Momen tersebut terjadi dalam gelar silaturahmi bersama awak media di Gajebo Bedas, Rumah Dinas Bupati Bandung, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (7/3/2026).

Pertemuan pada bulan suci Ramadan itu membuka ruang dialog antara pemerintah daerah dan insan pers sekaligus memperkuat komunikasi menjelang Idul Fitri 1447 H.

Para wartawan dari berbagai media hadir dan langsung berdialog dengan kepala daerah. Selain itu, para jurnalis juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membahas berbagai isu pembangunan di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa ia selalu mengagendakan silaturahmi dengan insan pers setiap Ramadan. Menurutnya, pers memegang peran penting dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

“Saya mengundang teman-teman media untuk bersilaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers. Saya sangat mengapresiasi peran media yang selama ini membantu menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Dadang.

Bupati juga mengajak wartawan untuk terus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah. Karena ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan media mampu memperluas penyebaran informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, Dadang menyinggung berbagai persiapan pemerintah daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, terus memantau stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami terus memantau ketersediaan bahan pokok serta pasokan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut sudah menjadi tradisi tahunan Bupati Bandung selama Ramadan.

“Pada hari Sabtu ini Pak Bupati mengumpulkan semua awak media atau insan media di Soreang. Pertama tentu dalam rangka silaturahmi. Agenda ini memang rutin beliau lakukan setiap tahun ketika menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” kata Teguh.

Selain mempererat hubungan, Teguh menilai pertemuan itu juga membuka ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan media terkait kondisi Kabupaten Bandung.

“Kami juga berdiskusi mengenai sejumlah hal penting di Kabupaten Bandung. Apalagi saat ini kita menghadapi Lebaran sehingga pemerintah harus menyiapkan berbagai hal seperti ketersediaan bahan makanan, pasokan kebutuhan pokok, serta kesiapan arus mudik dan arus balik,” jelasnya.

Menurut Teguh, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus menjaga hubungan baik dengan insan pers.

“Selama ini awak media membantu pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat. Informasi mengenai dampak sosial maupun berbagai kebijakan pemerintah perlu terus diketahui masyarakat,” ujarnya.

Teguh juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat kemungkinan memulai cuti bersama pada pertengahan Maret. “Kalau tidak salah sekitar tanggal 18 Maret sampai dengan 25 Maret,” ujar Teguh seraya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat serta insan pers.

“Saya selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga seluruh amal ibadah selama Ramadan mendapat ridho dari Allah SWT dan kita semua tetap menjalankan pengabdian kepada masyarakat sesuai tugas dan fungsi sebagai aparatur sipil negara,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bandung berharap hubungan kemitraan dengan media terus berkembang. Juga komunikasi yang terbuka diharapkan memperkuat penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat.***

Editor: Aripudin