Transaksi COD Berujung Maut: Pemuda 23 Tahun Tewas Ditusuk dan Ditembak Airsoft di Sumedang

Bidik Ekspres.id | Sumedang

Praktik jual beli handphone sistem Cash on Delivery (COD) kembali memakan korban jiwa. Seorang pemuda berusia 23 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di Dusun Bojong Gawul, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu pagi (22/2/2026).

Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Ia sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta dan kerap melakukan transaksi jual beli ponsel secara COD.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban sempat terlihat duduk di atas sepeda motor sebelum tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di tanah dalam kondisi luka parah serta mengeluarkan darah.

Dugaan kuat mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi saat korban hendak melakukan transaksi COD. Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan, jajaran Polres Sumedang bersama Polsek Sumedang Utara bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim INAFIS dan tenaga medis diterjunkan guna melakukan pemeriksaan awal serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk menjalani autopsi demi memastikan penyebab kematian secara medis.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap fakta mencengangkan. Korban meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam dan luka tembak airsoft gun yang dilakukan oleh tersangka.

Berkat respons cepat Satuan Reserse Kriminal, pelaku berhasil ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB di wilayah Sumedang Selatan, berikut sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Pengungkapan kasus ini disampaikan secara resmi kepada publik melalui press release yang digelar di Lobby Polres Sumedang, Senin (23/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang beserta jajaran.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini serta mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan transaksi COD, khususnya untuk barang bernilai tinggi. Masyarakat juga diminta tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.***

Editor: Redaksi
Sumber: Humas Polda Jabar