Parah, Diduga Ada Oknum Lakukan Perusakan Vegetasi Hutan di Kawasan Dataran Tinggi Dieng

Bidik Ekspres.id l Wonosobo
Dugaan kerusakan hutan terjadi di wilayah Petak 8-2 dan 8-7 yang masuk dalam wilayah kerja Perhutani KPH Kedu Utara, tepatnya di kawasan dataran tinggi Dieng, turut Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar.
Saat dikonfirmasi awak media Kades Sikunang, Nur Amin, pada Minggu 22/2 mengungkapkan kerusakan diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan aktivitas penebangan maupun perusakan vegetasi hutan tanpa izin. Kondisi tersebut memicu keprihatinan masyarakat karena kawasan tersebut merupakan daerah resapan air dan penyangga ekosistem dataran tinggi Dieng.

Menurutnya aktivitas perusakan diduga sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu. Bekas tebangan pohon dan lahan yang mulai terbuka terlihat di beberapa titik petak hutan.
Lebih lanjut, Kades Sikunang menerangkan sejak adanya perusakan hutan dirinya beberapa kali melakukan sosialisasi dan himbauan ke warga sekitar untuk tidak ikut – ikutan membuka lahan di kawasan hutan milik Perhutani, apalagi sampai merusaknya.
Kepada awak media, ia menuturkan dengan menggandeng warga sekitar pihaknya siap berupaya melakukan pemulihan hutan dari kerusakan, melalui penanaman bibit kopi.
“Kami siap menanami pohon kopi untuk memulihkan fungsi hutan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan hutan di kawasan ini berpotensi menimbulkan dampak serius, seperti tanah longsor yang bisa membahyakan masyarakat sekitar baik petani maupun pengguna jalan raya yang lalu lalang di bawah hutan kawasan petak 8-2 maupun 8-7,” tandasnya.
Nur Amin berharap, pihak perhutani untuk segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi maupun langkah penanganan atas dugaan kerusakan hutan tersebut.***(BEKjT)
